kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
30 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

VIRAL KOPERASI DESA MERAH PUTIH PATI DI TENGAH TAMBAK, PEMDES LANGGENHARJO SIAPKAN AKSES JALAN DAN KAWASAN WISATA

VIRAL KOPERASI DESA MERAH PUTIH PATI DI TENGAH TAMBAK, PEMDES LANGGENHARJO SIAPKAN AKSES JALAN DAN KAWASAN WISATA
VIRAL KOPERASI DESA MERAH PUTIH PATI DI TENGAH TAMBAK, PEMDES LANGGENHARJO SIAPKAN AKSES JALAN DAN KAWASAN WISATA

PATI, kawaljateng.com – Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Langgenharjo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bangunan yang telah rampung tersebut menarik perhatian netizen karena berdiri di kawasan tambak ikan dan dinilai jauh dari permukiman warga.

Berdasarkan pantauan di lokasi, bangunan megah tersebut terletak di samping embung desa, berjarak sekitar 150 meter dari kawasan rumah penduduk. Untuk menuju ke lokasi koperasi, warga saat ini harus melewati akses jalan tanah yang belum dikeraskan atau diaspal.

Menurut penuturan salah seorang warga setempat, Didik Mulyono, lokasi pembangunan koperasi tersebut awalnya direncanakan di area lapangan bola voli yang berada di tengah desa. Namun, rencana itu mendapatkan penolakan dari masyarakat karena lapangan tersebut masih aktif digunakan oleh pemuda dan warga untuk berolahraga.

"Semula memang mau dibangun di lapangan voli desa, tapi warga menolak karena lapangannya masih sering dipakai olah raga," ujar Didik.

Menanggapi ramainya pembahasan di media sosial, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa penentuan lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih tersebut tidak dilakukan secara sepihak, melainkan telah melalui mekanisme musyawarah desa (Musdes) dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Rustamaji menjelaskan, pemilihan lahan di kawasan tambak tersebut didasarkan atas status aset tanah kas desa yang memang siap untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat tanpa mengorbankan fasilitas publik yang sudah ada.

Lebih lanjut, Pemerintah Desa Langgenharjo justru memiliki visi jangka panjang untuk mengembangkan kawasan tersebut secara terintegrasi.

"Kami memiliki rencana jangka panjang untuk menjadikan kawasan embung dan koperasi ini sebagai pusat pengembangan ekonomi baru, sekaligus sebagai destinasi wisata desa terpadu," kata Rustamaji saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2026).

Pihak pemerintah desa menyadari bahwa infrastruktur jalan yang ada saat ini masih menjadi kendala utama bagi kenyamanan warga. Oleh karena itu, Pemdes Langgenharjo memastikan bahwa pembangunan dan pengerasan akses jalan menuju gedung koperasi akan menjadi prioritas kerja dalam waktu dekat.

Langkah ini diambil agar saat gedung koperasi tersebut diresmikan dan mulai beroperasi, pelayanan kepada masyarakat serta aktivitas ekonomi desa dapat berjalan dengan mudah, aman, dan optimal. (KJ/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!