SEMARANG, KAWALJATENG.COM – Gelombang dukungan terhadap Bupati Pati nonaktif, Sudewo, diprediksi akan memadati Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang. Ribuan loyalis dan simpatisan dikabarkan siap bertolak menuju Semarang untuk mengawal jalannya persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 22 Juni 2026 mendatang.
Koordinator massa pendukung, H. Mudasir, SH, memperkirakan sedikitnya 3.000 orang dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati akan ikut serta dalam aksi solidaritas ini. Massa akan bergerak secara terorganisir dari tingkat kecamatan hingga desa.
Direktur LBH Djoeang Pati, Fatkhurrahman, SH., S.Ag., MH, menegaskan bahwa kehadiran ribuan warga ini merupakan bentuk simpati dan dukungan moral yang spontan dari masyarakat yang merasakan dampak pembangunan selama kepemimpinan Sudewo.
"Ini waktunya loyalis Sudewo bangkit. Kami mengajak masyarakat yang selama ini merasakan manfaat pembangunan untuk menunjukkan dukungannya secara tertib dan damai," ujar Fatkhurrahman saat memberikan keterangan.
Menurut kalkulasi pihak panitia, setiap desa di Kabupaten Pati diperkirakan mengirimkan keterwakilan sekitar 10 orang. Mengingat luasnya wilayah dan banyaknya desa di Pati, akumulasi massa yang berangkat dipastikan mencapai ribuan orang.
Murni Dukungan Moral, Bukan Intervensi Hukum
Kendati mengerahkan massa dalam jumlah besar, Fatkhurrahman menggarisbawahi bahwa pergerakan ini sama sekali tidak berniat untuk mengintervensi atau menekan jalannya proses peradilan.
"Kehadiran masyarakat ini merupakan bentuk simpati dan dukungan moral. Kami tetap menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada majelis hakim untuk memutus perkara secara adil dan objektif," tegasnya.
Ia menambahkan, antusiasme tinggi dari warga ini menjadi bukti nyata bahwa figur Sudewo masih melekat kuat di hati masyarakat Pati. Banyak warga yang menganggapnya sebagai 'Bapak Pembangunan' berkat berbagai program daerah yang dinilai berhasil selama ia memimpin.
Berangkat Dini Hari, Massa Diimbau Tertib
Berdasarkan rencana koordinasi, rombongan simpatisan akan mulai bergerak dari titik kumpul masing-masing sejak dini hari. Perjalanan menuju Semarang akan menggunakan kombinasi kendaraan pribadi serta armada yang telah difasilitasi oleh para relawan.
Pihak koordinator pun mewanti-wanti seluruh peserta aksi agar mengedepankan ketertiban umum selama di perjalanan maupun di area pengadilan. Massa dilarang keras melakukan tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu jalannya persidangan utama.
Sidang di Pengadilan Tipikor Semarang ini dipastikan akan menjadi sorotan publik Jawa Tengah, mengingat besarnya atensi dari masyarakat Pati yang ingin mengawal langsung perkembangan kasus hukum yang menjerat Sudewo. (KJ/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!