PATI, KawalJateng.com - Beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pati ditutup akibat kurang profesional dalam mengelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejumlah temuan Badan Gizi Nasional (BGN) itu menegaskan adanya Kejadian Luar Biasa (KLB).
Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG, Risma Ardhi Chandra menyebutkan ada 7 SPPG di Kabupaten Pati yang ditutup BGN.
"Penutupan 7 SPPG dari BGN ada beberapa penutupan karena KLB. Itu keputusan dari BGN," katanya saat diwawancarai awak media, Senin, 5 Oktober 2026.
Plt Bupati Pati itu berpesan agar SPPG menjalankan tugas dengan baik karena demi menyukseskan program nasional. Mereka mendapat amanah untuk menyediakan MBG untuk penerima manfaat, sehingga wajib memberi makanan yang benar-benar sehat.
"SPPG ini kan sudah dipasrahi negara untuk mengelola makanan anak-anak kita. Tolong dilaksanakan dengan baik karena penerima manfaat diharapkan memperoleh gizi seimbang," ujar Chandra.
Ada pun SPPG yang ditutup meliputi SPPG Ngawen Cluwak, SPPG Wuwur Gabus, SPPG Srikaton Kayen, SPPG Sokokulon Margorejo, SPPG Pohijo Margoyoso, SPPG Tegalwero Pucakwangi, SPPG Keben Tambakromo. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!