kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
22 Juli 2026
Logo Mobile
Kategori

Ikan Bandeng Pati Jadi Andalan, Peringkat Pertama Terbanyak Se-Jateng

Ikan Bandeng Pati Jadi Andalan, Peringkat Pertama Terbanyak Se-Jateng
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Hadi Santosa, memberikan keterangan terkait capaian produksi ikan bandeng di Pati saat diwawancarai, Senin (20/7/2026). (Foto: Singgih Tri)

PATI, kawaljateng.com — Kabupaten Pati menempati posisi pertama sebagai daerah penghasil ikan bandeng terbanyak di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Setiap tahunnya, produksi ikan bandeng di wilayah yang dijuluki Bumi Mina Tani ini konsisten mencapai kisaran 25 ribu ton.

Berdasarkan data Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, produksi ikan bandeng pada 2025 lalu mencapai 25.968,98 ton. Capaian ini melampaui hasil produksi dari 34 kabupaten/kota lainnya di Jawa Tengah.

Kepala DKP Kabupaten Pati, Hadi Santosa, mengungkapkan bahwa angka tersebut bahkan melampaui produksi ikan nila yang tercatat sebanyak 7.903 ton.

"Untuk produksi tambak air payau, wilayah terbanyak berada di Kecamatan Batangan, Juwana, Wedarijaksa, Trangkil, Margoyoso, Tayu, dan Dukuhseti," ujar Hadi saat diwawancarai, Senin (20/7/2026).

Berdasarkan pendataan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jateng, produksi ikan bandeng Kabupaten Pati selalu menduduki posisi teratas setiap tahunnya.

Pada 2023, produksi ikan bandeng Pati menembus angka 24.776 ton. Jumlah tersebut berselisih jauh dibanding Kabupaten Pemalang di urutan kedua yang mencatatkan produksi 10.118 ton pada tahun yang sama.

Memasuki tahun 2024, produksi bandeng Pati melonjak menjadi 26.032 ton. Posisi berikutnya disusul Kabupaten Pemalang sebesar 9.612 ton dan Kabupaten Kendal sebanyak 9.318 ton.

Sementara itu, untuk perolehan produksi tahun ini, DKP Kabupaten Pati menyebutkan pendataan masih terus berjalan. Kendati demikian, Hadi memprediksi volume produksi bandeng dari Kabupaten Pati akan tetap menjadi yang tertinggi di Jawa Tengah.

Tingginya angka produksi ini tak hanya mencukupi kebutuhan pasar lokal. Ikan bandeng asal Pati juga didistribusikan ke berbagai daerah luar wilayah, seperti Kota Semarang, Jakarta, hingga kota-kota besar lainnya.

"Bandeng memang telah menjadi salah satu komoditas unggulan dari Pati," tambah Hadi.

Ia berharap tren produksi ini terus membaik sehingga dapat memberikan dampak positif langsung terhadap kesejahteraan para pembudidaya tambak. Saat ini, ikan bandeng dari Pati tidak hanya dijual segar, tetapi juga diolah menjadi beragam produk seperti bandeng presto, olahan bakar, maupun olahan berkuah.

Selain mengandalkan sektor tambak air payau, Kabupaten Pati juga ditopang oleh beberapa sentra budidaya ikan air tawar, di antaranya ikan mas, nila, lele, serta beragam komoditas perikanan lainnya. (Sgh/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!