PATI, KawalJateng.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) melancarkan unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Sejumlah tokoh aktivis AMPB, seperti Supriyono alias Botok, Teguh Istiyanto, Ali Bajak Laut, dan lain sebagainya berorasi di depan gedung wakil rakyat sejak 21 Agustus 2026.
AMPB menyampaikan tuntutan agar DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan mengesahkan hukuman mati bagi koruptor. Sebanyak 12 orang dari Bumi Mina Tani dengan tegak berani mewakili suara masyarakat Indonesia ke gedung parlemen.
“Kami datang, sampai Jakarta tanggal 21 ya jam 9 pagi,” kata Botok saat ditemui di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Ratusan personel kepolisian berjaga di depan gedung DPR RI dengan bersenjata lengkap. Mereka juga membentangkan spanduk sebagaimana menyambut kedatangan AMPB.
Aksi unjuk rasa yang dilakukan 12 warga berlangsung damai. Tidak ada anarkisme yang terjadi di sana.
“Kita datang ke Jakarta tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan. Kita nggak suka ya dengan anarkis,” urainya.
Pada 27 Agustus 2026 nanti, Botok cs akan disusul massa lainnya dari Kabupaten Pati. Mereka akan melangsungkan unjuk rasa skala besar di depan Gedung DPR RI. (Sgh/Red)
Hanya 12 Orang, Fenomena Warga Pati Berani Tantang Wakil Rakyat
Foto: Massa AMPB saat aksi unjuk rasa di depam Gedung DPR RI.
Komentar
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!