KAWALJATENG.COM, REMBANG – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) gelombang kedua untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan daya tampung sekolah yang belum terpenuhi pada gelombang pertama sekaligus menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS).
Pendaftaran gelombang kedua ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai tanggal 11 hingga 13 Juni 2026.
Kepala Bidang SMP Dindikpora Kabupaten Rembang, Ngadiyono, mengungkapkan bahwa proses seleksi gelombang pertama yang berlangsung pada 8–10 Juni lalu berjalan lancar dan seluruh berkas pendaftar telah diverifikasi sesuai petunjuk teknis (juknis) yang berlaku.
“Alhamdulillah untuk pendaftaran SMP tanggal 8, 9, dan 10 Juni sudah terlaksana sekaligus diverifikasi sesuai petunjuk teknis SPMB yang ada. Selanjutnya pada tanggal 11, 12, dan 13 Juni dibuka gelombang kedua untuk pemenuhan kuota bagi sekolah yang belum memenuhi daya tampung,” ujar Ngadiyono saat dikonfirmasi, Jumat (12/6).
Buka Peluang Bagi Calon Siswa Luar Domisili
Ngadiyono menjelaskan, gelombang kedua ini memberikan kesempatan emas bagi calon peserta didik yang belum lolos atau belum diterima di sekolah mana pun pada tahap pertama. Menariknya, pada tahap kedua ini, pihak panitia memperbolehkan calon siswa dari luar wilayah domisili untuk mendaftar.
Kebijakan lintas domisili ini diterapkan karena mayoritas kuota berbasis zonasi atau domisili setempat dinilai telah terpenuhi pada gelombang pertama.
“Untuk tahap kedua ini dengan asumsi kuota domisili sudah tercukupi pada tahap pertama. Maka dimungkinkan peserta didik yang berada di luar domisili dan belum mendapatkan sekolah dapat mendaftar pada sekolah yang masih memiliki kuota,” jelasnya.
Menurutnya, belum terpenuhinya kuota di beberapa sekolah dipengaruhi oleh dinamika lokal di setiap kecamatan, mulai dari jumlah kelulusan siswa SD di wilayah tersebut hingga variasi pilihan sekolah dari para calon murid.
Daftar SMP Negeri yang Masih Membuka Lowongan Kuota
Berdasarkan data dari Dindikpora Rembang, terdapat sejumlah sekolah yang tersebar di beberapa kecamatan yang masih membuka pintu pendaftaran pada gelombang kedua ini, antara lain:
SMP Negeri 3 Rembang
SMP Negeri 4 Rembang
SMP Negeri 5 Rembang
SMP Negeri 1 Lasem
SMP Negeri 2 Lasem
SMP Negeri 1 Bulu
SMP Negeri 2 Bulu
Komitmen Tekan Angka Anak Tidak Sekolah (ATS)
Melalui pembukaan gelombang kedua ini, Pemerintah Kabupaten Rembang berharap seluruh lulusan Sekolah Dasar (SD) di Rembang dapat terserap secara maksimal ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pembukaan akses yang lebih fleksibel ini juga menjadi bagian dari strategi daerah dalam mencegah terjadinya kasus putus sekolah.
Ngadiyono menegaskan, esensi utama dari pelaksanaan SPMB ini bukan sekadar pemenuhan kuota kelas, melainkan pemenuhan hak dasar anak untuk mendapatkan pendidikan yang layak, baik di sekolah negeri, swasta, maupun lembaga keagamaan.
“Prinsip kami di Dindikpora adalah memastikan anak usia sekolah tetap melanjutkan pendidikan. Dengan begitu, kami berharap dapat menekan angka anak tidak sekolah di Kabupaten Rembang,” pungkasnya. (KJ/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!