kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
17 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Kawal Anggaran Rp2,5 Miliar, Pemkab Rembang Targetkan Perbaikan Jalan Sale–Tahunan Rampung Mulai Akhir Juni

Kawal Anggaran Rp2,5 Miliar, Pemkab Rembang Targetkan Perbaikan Jalan Sale–Tahunan Rampung Mulai Akhir Juni
Foto: Dokumen istimewa / Redaksi kawaljateng.com

KAWALJATENG.COM | REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akhirnya merespons cepat keluhan masyarakat terkait infrastruktur yang buruk. Ruas jalan Sale–Tahunan di wilayah Kecamatan Sale, yang selama ini dikeluhkan rusak parah dan memicu polusi debu, kini resmi masuk dalam daftar prioritas utama pembangunan daerah.

Bupati Rembang, Harno, menegaskan bahwa kondisi jalan tersebut telah menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berdampak langsung pada penurunan mobilitas warga serta menghambat aktivitas ekonomi lokal. Tidak hanya itu, debu yang ditimbulkan akibat kerusakan jalan juga dinilai mengganggu kesehatan masyarakat sekitar.

Dalam keterangannya kepada media pada Kamis (11/6), Bupati Harno menargetkan pengerjaan fisik di lapangan dapat segera dieksekusi dalam waktu dekat.

“Akhir bulan Juni ini saya targetkan pekerjaan jalan bisa masuk ke Sale. Kita berusaha menyelesaikan yang Sale, berusaha akhir bulan ini. Kalau belum memungkinkan, ya kemungkinan awal bulan depan (Juli). Ini sudah masuk prioritas. Jadi yang sudah dicek Bupati, kita berusaha untuk bisa dikerjakan tidak terlalu lama,” ujar Bupati Harno secara tegas.

Skema Anggaran dan Fokus Konstruksi

Menindaklanjuti instruksi kepala daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Kabupaten Rembang bergerak cepat merumuskan teknis pelaksanaan di lapangan agar tidak meleset dari target.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTaru Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo, menjelaskan bahwa pelaksanaan proyek perbaikan ini akan menyesuaikan proses pergeseran anggaran yang saat ini tengah berjalan.

Berdasarkan kalkulasi teknis, pemulihan jalan penghubung ini dipastikan akan menelan dana miliaran rupiah dari kas daerah.

“Kebutuhan anggaran diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar. Perbaikan akan kita fokuskan pada dua hingga tiga titik kerusakan yang paling parah,” ungkap Nugroho.

Ia menambahkan, intervensi infrastruktur ini nantinya tidak akan menggunakan metode tambal sulam biasa, melainkan menggunakan konstruksi hotmix melalui mekanisme pemeliharaan rutin jalan agar memiliki ketahanan jangka panjang.

Pengawalan Publik

Komitmen Pemkab Rembang yang dipimpin Bupati Harno untuk mengeksekusi proyek ini pada akhir Juni atau awal Juli 2026 kini menjadi sorotan. Publik dan elemen masyarakat sipil dipastikan akan terus memantau dan mengawal realisasi anggaran sebesar Rp2,5 miliar ini agar tepat sasaran, transparan, dan rampung sesuai dengan linimasa yang dijanjikan pemerintah. (KJ/Red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!