kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
3 Juli 2026
Logo Mobile
Kategori

Di Tengah Sorotan Kasus TPP Rp 2 Miliar, Dindikpora Rembang Bersiap Sambut Kedatangan Mendikdasmen

Di Tengah Sorotan Kasus TPP Rp 2 Miliar, Dindikpora Rembang Bersiap Sambut Kedatangan Mendikdasmen
Di Tengah Sorotan Kasus TPP Rp 2 Miliar, Dindikpora Rembang Bersiap Sambut Kedatangan Mendikdasmen

REMBANG, KawalJateng.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang kini tengah menjadi pusat perhatian publik. Di satu sisi, instansi ini harus menghadapi proses hukum terkait dugaan penyimpangan dana Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) senilai miliaran rupiah. Namun di sisi lain, jajaran dinas tetap fokus mempersiapkan agenda besar menyambut kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI pada akhir pekan ini.

Sengkarut internal di tubuh Dindikpora mencuat setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Nomor 75.A/T/LHP/DJPKN-V.SMG/PPD.01/05/2026 tertanggal 25 Mei 2026. Dalam laporan tersebut, terungkap adanya realisasi pencairan TPP sebesar Rp 2.058.834.687 yang bermasalah karena disalurkan dobel kepada pegawai yang telah menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Bupati Rembang, Harno, secara tegas menginstruksikan agar temuan penyimpangan dana yang menyisakan kerugian kas daerah sebesar Rp 2.002.261.885 tersebut segera diusut tuntas hingga ke akar-akarnya.

"Temuan BPK ini harus ditindaklanjuti. Prosesnya semuanya dikembalikan sesuai ketentuan. Yang paling menonjol memang ada di Dinas Pendidikan terkait penyimpangan TPP," tegas Bupati Harno usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Rembang beberapa waktu lalu.

Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang melalui Kasi Intelijen Yusni Febriansyah Efendi juga telah mengonfirmasi bahwa penanganan kasus manipulasi daftar transfer TPP ini sudah resmi masuk ke dalam tahap penyelidikan hukum. Sebagai sanksi administratif awal, Kepala Dindikpora Rembang, Achmad Sholchan, telah menonaktifkan (non-job) oknum ASN berinisial SUM yang diduga kuat memanipulasi data manifes aliran dana tersebut ke delapan rekening penampung.

Tetap Jalankan Agenda Nasional

Meski internal kedinasan sedang diguncang persoalan hukum, Kepala Dindikpora Achmad Sholchan memastikan bahwa pelayanan publik dan agenda kepemudaan tetap berjalan profesional. Salah satunya adalah kesiapan Rembang menjadi tuan rumah Seminar Nasional yang digelar oleh Forum Anak Beasiswa Rembang (FABR).

Acara memperingati HUT ke-9 organisasi binaan Pemkab Rembang tersebut dijadwalkan menghadirkan Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti, sebagai pembicara utama di Pendopo Museum Kartini pada Sabtu, 4 Juli 2026 besok.

"Anak-anak yang mendapat beasiswa dari Pemkab membentuk organisasi bernama Forum Anak Beasiswa Rembang. Dalam rangka HUT ke-9, mereka mengadakan seminar nasional yang dihadiri Bapak Mendikdasmen," ujar Achmad Sholchan saat dikonfirmasi di tengah kesibukannya, Kamis (2/7/2026).

Menurut Sholchan, kunjungan kerja Mendikdasmen ke Rembang akan berlangsung secara singkat untuk berdialog dan melakukan sesi tanya jawab dengan ratusan pelajar serta mahasiswa penerima beasiswa. Agenda tersebut rencananya juga tetap akan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Rembang.

Situasi ini menempatkan Dindikpora Rembang dalam posisi yang kontras: berbenah dan mempertanggungjawabkan akuntabilitas keuangan negara di ranah hukum, sembari menjaga marwah pendidikan daerah di panggung nasional. (KWJ/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!