kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
7 Agustus 2026
Logo Mobile
Kategori

Usai Ratusan Siswa Bergejala, Mitra SPPG Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban

Usai Ratusan Siswa Bergejala, Mitra SPPG Rembang Janji Biayai Pengobatan Korban
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3, Kabupaten Rembang. Foto : Istimewa/KJ

REMBANG, kawaljateng.com – Mitra Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mondoteko 3, Kabupaten Rembang, menyatakan siap menanggung biaya pengobatan seluruh penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengalami gejala sakit usai mengonsumsi makanan dari program tersebut.

Komitmen tersebut disampaikan Person in Charge (PIC) Mitra Dapur SPPG Mondoteko 3, M. Azhair, sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus permohonan maaf kepada para siswa, orang tua, dan pihak sekolah yang terdampak.

"Kami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam dan akan membantu biaya pengobatan seluruh siswa yang terdampak dugaan keracunan MBG ini," ujar M. Azhair saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Jumat (7/8/2026).

Selain membantu pembiayaan pengobatan, pihak mitra juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional dapur, termasuk memperketat penerapan standar operasional prosedur (SOP) higiene dan keamanan pangan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Rembang mencatat sebanyak 299 orang yang terdiri atas siswa, guru, dan tenaga kependidikan mengalami gejala kesehatan setelah menerima makanan Program MBG. Sebagian korban menjalani perawatan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan.

Person in Charge (PIC) Penyaluran MBG Dindikpora Rembang, Ngadiyono, mengatakan korban berasal dari sejumlah sekolah yang menerima distribusi makanan dari mitra dapur yang sama.

Data Dindikpora mencatat, SMPN 5 Rembang menjadi sekolah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 253 siswa izin sakit, enam guru menjalani perawatan, dan satu tenaga tata usaha mengalami keluhan kesehatan. Selain itu, 30 siswa SD Islam Nawawiyah Tasikagung serta 12 siswa dan empat guru SMP Islam Nawawiyah juga dilaporkan mengalami gejala.

Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang telah menerjunkan tim medis ke sekolah-sekolah terdampak untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan penanganan kepada siswa maupun tenaga pendidik yang mengalami keluhan.

Sementara itu, Dindikpora memastikan telah berkoordinasi dengan pihak pengelola dapur dan mitra agar seluruh biaya pengobatan korban ditanggung oleh pihak mitra.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti munculnya gejala yang dialami para korban masih dalam proses penyelidikan oleh instansi berwenang. Pemeriksaan terhadap sampel makanan serta penelusuran epidemiologi masih dilakukan untuk memastikan penyebab kejadian tersebut. (Kj/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!