kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
17 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Atasi Longsor Jalan Sendangagung-Grawan, Pemkab Rembang Siapkan Penanganan Permanen Rp400 Juta

Atasi Longsor Jalan Sendangagung-Grawan, Pemkab Rembang Siapkan Penanganan Permanen Rp400 Juta
Foto: Dokumen istimewa / Redaksi kawaljateng.com

REMBANG, kawaljateng.com – Pemerintah Kabupaten Rembang tengah menyiapkan langkah penanganan permanen untuk mengatasi titik longsor di ruas jalan Sendangagung-Grawan. Jalur krusial yang menghubungkan Kecamatan Kaliori dan Sumber ini kerap mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah yang labil.

​Untuk memastikan perencanaan berjalan matang, Bupati Rembang Harno bersama tim Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Kabupaten Rembang meninjau langsung lokasi longsor pada Rabu (10/6/2026).

​Bupati Harno menegaskan bahwa perbaikan titik longsor ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah guna menjamin akses transportasi masyarakat tetap aman, lancar, dan tidak terganggu oleh kerusakan yang berulang.

​"Sudah empat kali atau lima kali diuruk, amblas lagi, amblas lagi. Nah, ini berusaha sekali ini selesai. Untuk bisa selesai ya harus kuat. Desainnya, pondasinya dalam," ujar Harno usai melakukan peninjauan di lokasi.

​Ia meminta tim teknis DPUTaru untuk benar-benar menghitung kekuatan konstruksi yang akan dibangun. Bahkan, jika diperlukan, ia menyarankan adanya penguatan tambahan (stut) demi menjamin keamanan struktur dalam jangka panjang.

​Harno berharap proyek fisik ini dapat segera dieksekusi agar mobilitas warga kembali normal. "Mudah-mudahan tidak lama. Bulan Juni ini kita berusaha bisa mulai dikerjakan," imbuhnya.

Detail Teknis Konstruksi Beton Bertulang

​Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTaru Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo, menjelaskan bahwa evaluasi teknis menunjukkan struktur dinding penahan yang ada sebelumnya kurang kuat menahan tekanan tanah dan arus air.

​Sebagai solusi jangka panjang, DPUTaru akan menerapkan konstruksi yang jauh lebih kokoh dengan alokasi anggaran sekitar Rp400 juta. Langkah penanganan akan diawali dengan pembongkaran tanah yang telah bergeser akibat longsor.

​"Setelah itu, kami pasang dinding penahan tanah menggunakan konstruksi beton bertulang dengan pondasi strauss pile. Dinding penahan ini direncanakan memiliki panjang sekitar 40 meter dengan tinggi sekitar 4 meter," jelas Nugroho.

​Selain memperkuat struktur tebing jalan, DPUTaru juga fokus membenahi sistem drainase di sekitar lokasi. Dimensi gorong-gorong akan diperbesar dan dilengkapi dengan sayap saluran (talud sayap).

​"Kami pasang sayapan untuk mengamankan aliran air supaya tidak kembali menggerus badan jalan maupun tebing di sekitarnya," terang Nugroho.

​Dengan penanganan yang komprehensif ini, ruas jalan Sendangagung-Grawan diharapkan dapat kembali berfungsi optimal sebagai urat nadi perekonomian dan jalur penghubung antarwilayah di Kabupaten Rembang. (kj/red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!