kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
23 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Usai Sidang Eksepsi, Sudewo Ingatkan Plt Bupati Pati Jalankan Program APBD Murni 2026

Usai Sidang Eksepsi, Sudewo Ingatkan Plt Bupati Pati Jalankan Program APBD Murni 2026
Foto: Dokumen istimewa / Redaksi kawaljateng.com

KAWALJATENG.COM, SEMARANG – Bupati Pati nonaktif, Sudewo, meminta Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati beserta jajaran eksekutif untuk tetap berkomitmen melaksanakan seluruh program pembangunan yang telah disahkan dalam APBD Murni Tahun Anggaran 2026. Pernyataan tersebut disampaikan Sudewo kepada awak media usai menghadiri sidang dengan agenda pembacaan eksepsi (keberatan atas dakwaan) di Pengadilan Tipikor Semarang.

Meskipun saat ini berstatus nonaktif karena tengah menjalani proses hukum, Sudewo menyatakan bahwa dirinya masih memiliki tanggung jawab moral maupun formil terhadap keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Pati.

"Ini tanggung jawab moral dan formil saya untuk pembangunan Kabupaten Pati. Semua sudah ditetapkan dan disahkan melalui APBD murni antara Pemerintah Kabupaten dengan anggota DPRD, janji harus konsekuen itu dilaksanakan," ujar Sudewo usai persidangan.

Tiga Program Prioritas yang Disoroti

Sudewo menekankan ada tiga klaster program strategis yang menjadi hak masyarakat dan telah berkekuatan hukum di dalam APBD 2026 yang tidak boleh dikurangi atau dihentikan realisasinya:

1. Keberlanjutan Beasiswa 220 Mahasiswa Miskin Ekstrem

Sudewo meminta agar program bantuan pendidikan bagi 220 mahasiswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem tetap dilanjutkan. Menurut kalkulasinya, sumber pendanaan non-APBD melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) dari berbagai perusahaan di Pati sudah sangat mencukupi.

CSR Bank Jateng: Sebesar Rp1,9 Miliar per tahun.

Sektor Swasta & Perbankan: Didukung alokasi CSR dari Pabrik Gula (PG) Trangkil serta perbankan lain di wilayah Pati.

"Saya sudah hitung cukup untuk melanjutkan beasiswa tersebut. Jadi jangan sampai itu dihentikan," tuturnya.

2. Realisasi Anggaran Infrastruktur Jalan Rp210 Miliar

Terkait infrastruktur, Sudewo mengingatkan agar alokasi anggaran pembangunan jalan sebesar Rp210 Miliar dilaksanakan sebaik-baiknya dengan standar kualitas yang baik (hotmix), mengingat kondisi jalur transportasi yang saat ini banyak yang mengalami kerusakan. Program ini mencakup seluruh kecamatan, termasuk ruas-ruas seperti:

  • Tompegunung – Cengkalsewu
  • Ngawen – Pancur – Cengkalsewu
  • Kuwawur – Wegil
  • Prawoto – Batas Kudus
  • Galian – Baleadi
  • Jongso – Batas Kudus
  • Baturojo – Sukolilo
  • Tambakromo – Batas Maitan

3. Renovasi Sebelas Pasar Tradisional

Ia juga mendesak agar proyek renovasi dan revitalisasi pasar tradisional yang menyangkut hajat hidup pedagang kecil tetap berjalan tepat waktu. Sebelas pasar tersebut meliputi Pasar Puri, Pasar Kayen, Pasar Trangkil, Pasar Bulumanis Lor, Pasar Tayu Kulon, Pasar Juwana 1 & 2, Pasar Winong 1 & 2, serta Pasar Ngablak.

Menjaga Asas Konsekuen Hukum APBD

Sudewo menambahkan bahwa seluruh program fisik dan bantuan sosial tersebut merupakan hasil kesepakatan resmi dan sah antara Pemerintah Kabupaten Pati dengan DPRD, sehingga wajib hukumnya untuk direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas. (kj/red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!