PATI, KawalJateng.com - Kasus dugaan keracunan makanan (kermak) Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Gembong tambah korban lagi. Pada siang ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati menyampaikan jumlah korban bergejala kermak MBG sebanyak 424 orang.
Dari jumlah tersebut 58 orang dirawat inap. Sedangkan, 322 dirawat jalan.
"Melaporkan data terkini pada Jumat, 11 September 2026 cut off per jam 11.00 WIB. Jumlah korban dugaan kermak MBG SPPG Gembong 1 sebagai berikut, bergejala 424 orang, rawat inap 58 orang dan 322 rawat jalan," ungkap Kepala Dinkes Kabupaten Pati, Luky Pratugas Narimo saat dikonfirmasi KawalJateng.com, siang ini.
Korban berasal dari pendataan penerima MBG di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gembong 03, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Gembong, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Pati, MTs Mambaul Ulum, dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Anggrek. Para korban dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soewondo, RS Mitra Bangsa, RS Keluarga Sehat Hospital (KSH), RS Fastabiq Sehat, dan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gembong.
"Rawat inap di RSUD Soewondo 10 orang dari SMPN 1 Gembong ada 5 orang dan MTsN 3 Pati ada 5 orang. Rawat inap di RS Mitra Bangsa 15 orang dari SMPN 1 Gembong ada 9 orang, MTsN 3 Pati ada 3 orang, MTs Mambaul Ulum ada 2 orang, dan SDN Gembong 03 ada 1 orang," ujarnya.
"Rawat inap di RS KSH 28 orang dari SMPN 1 Gembong ada 10 orang, MTsN 3 Pati ada 9 orang, MTs Mambaul Ulum ada 8 orang, dan MI Miftahul Ulum ada 1 orang. Rawat inap di RS Fastabiq Sehat 5 orang dari SMPN 1 Gembong ada 1 orang, MTsN 3 Pati ada 1 orang, MTs Mambaul Ulum ada 2 orang, dan Posyandu Anggrek ada 1 orang," lanjutnya.
Sedangkan, tidak ada korban yang dirawat inap di Puskesmas Gembong. Namun, ada yang dirawat jalan di faskes tersebut.
"Untuk 322 orang rawat jalan berasal dari SMPN 1 Gembong ada 95 orang, MTsN 3 Pati ada 157 orang, MTs Mambaul Ulum ada 11 orang, Posyandu ada 18 orang, SDN Gembong 03 ada 38 orang. Sedangkan, rawat jalan dalam pantauan Puskesmas Gembong ada 3 orang," sambungnya.
Dari ratusan korban, terdapat 1 korban usia bawah lima tahun (balita). Balita tersebut kini dirawat di RS Fastabiq Sehat.
"Yang rawat inap dari penerima MBG Posyandu anak usia 2 tahun. Sedangkan, yang rawat jalan penerima B3 (Bumil, Busul, Balita)," terangnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!