REMBANG, KAWALJATENG.COM – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi menetapkan ketua definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Rembang untuk masa bakti 2026–2031. Melalui proses seleksi yang ketat pasca Musyawarah Cabang (Muscab), posisi nakhoda partai berlambang bumi tersebut kembali diamanahkan kepada sang petahana, Achmad Lutfy Arifin.
Pengumuman resmi mengenai penetapan tersebut disampaikan pada Kamis (11/6/2026). Sekretaris DPC PKB Rembang, Ahmad Najieh, membenarkan turunnya surat keputusan dari pengurus pusat tersebut.
"DPP PKB telah menetapkan Ketua DPC PKB Rembang, Bapak Achmad Lutfy Arifin," ujar Ahmad Najieh saat dikonfirmasi.
Dengan turunnya rekomendasi ini, Lutfy yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Rembang dipastikan bakal melanjutkan kepemimpinannya untuk periode kedua.
Melalui Proses Penyaringan Ketat
Sebelum mengantongi SK definitif, dinamika internal PKB Rembang sempat memunculkan riak kompetisi yang sehat. Proses penjaringan bermula dari gelaran Muscab pada 16 April 2026 lalu, di mana muncul delapan nama potensial ke permukaan.
Delapan nama tersebut menyaring aspirasi dari dua jalur, yakni lima nama hasil pemetaan langsung DPP PKB dan tiga nama usulan murni dari Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC).
Adapun tiga nama usulan arus bawah (DPAC) di antaranya adalah Abdul Fatah Wahab (Ketua PAC Ansor Sulang), Bisri Cholil Laqouf (Wakil Ketua DPRD Rembang), serta Moch. Hanies Cholil Barro' (Wakil Bupati Rembang).
Sementara itu, lima nama yang masuk dalam radar pemetaan DPP meliputi Achmad Lutfy Arifin, Ilyas, Ahmad Najieh, Rosikh Roghibi (Pengasuh Ponpes MIS Sarang), dan Nur Chasanah (Dosen AL Kamal sekaligus kader Fatayat).
Tahapan UKK hingga Jakarta
Dari delapan nama yang mengapung, proses mengerucut pada tahapan Uji Kepatuhan dan Kelayakan (UKK). Namun, tercatat hanya lima kandidat yang mengikuti rangkaian ujian ini dari daerah hingga ke pusat.
"Yang mengikuti (UKK) hanya lima orang, antara lain Pak Lutfy, saya, Mas Ilyas, Gus Gipul (Rosikh Roghibi), dan Gus Abdul Fatah," terang Najieh menjelaskan peta persaingan terakhir sebelum SK diterbitkan.
Para kandidat tersebut harus melewati UKK tahap pertama yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, sebelum akhirnya diuji kembali pada tahap kedua di markas DPP PKB, Jakarta.
Agenda Konsolidasi dan Restrukturisasi
Pasca penetapan ketua definitif, DPC PKB Rembang kini dihadapkan pada agenda strategis organisasi yang padat. Langkah terdekat adalah merampungkan susunan pengurus struktural DPC yang baru.
Penyusunan kabinet kerja PKB Rembang ini akan diserahkan sepenuhnya kepada Achmad Lutfy Arifin selaku ketua terpilih bersama tim formatur. Pihak partai tidak memberikan tenggat waktu kaku, namun dipastikan akan diselesaikan dalam waktu dekat demi menjaga ritme mesin partai.
Setelah struktur kepengurusan di tingkat kabupaten (DPC) terbentuk secara utuh dan legal, PKB Rembang langsung tancap gas melakukan agenda berikutnya, yakni restrukturisasi total di tingkat kecamatan (DPAC) hingga ke tingkat desa atau ranting. Langkah konsolidasi total ini dinilai krusial untuk memperkuat basis massa PKB di Rembang menghadapi konstelasi politik ke depan. (Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!