PATI, KawalJateng.com - Kabupaten Pati menjadi salah satu dari 44 kabupaten di Indonesia yang mendapat perhatian pemerintah pusat dalam program percepatan swasembada pangan. Fokus program tersebut diarahkan pada pengembangan komoditas jagung dan ubi.
Chandra menyampaikan bahwa untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten mendapat kesempatan bersama Kabupaten Wonogiri dalam program percepatan swasembada pangan tersebut.
“Kami hadir di Kementerian Pertanian yang turut dihadiri 44 kepala daerah se-Indonesia. Alhamdulillah kami mendapatkan kesempatan untuk Jawa Tengah bersama Wonogiri,” ujar Chandra belum lama ini.
Menurutnya, sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), Kabupaten Pati mendapatkan tambahan lahan sekitar 20 ribu hektare untuk mendukung program tersebut. Lahan tersebut akan dialokasikan untuk dua komoditas utama, yakni jagung dan ubi.
“Sesuai arahan Pak Menteri kita ada tambahan lahan sekitar 20 ribu hektare. 10 ribu hektare untuk jagung dan 10 ribu hektare untuk ubi,” jelasnya.
Selain tambahan lahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati juga memperoleh dukungan berupa bantuan bibit jagung. Chandra menyebut bantuan bibit tersebut diperuntukkan bagi lahan seluas 1.000 hektare.
Tak hanya bantuan bibit, pemerintah pusat juga memberikan dukungan berupa alat mesin pertanian untuk menunjang pengolahan lahan. Pati mendapatkan sebanyak lima unit hand tractor.
“Kami juga dapat bantuan bibit jagung untuk 1.000 hektare. Dan bantuan hand tractor, ada lima,” imbuh Chandra.
Dengan adanya tambahan lahan serta dukungan bibit dan alat pertanian tersebut, Pemkab Pati akan menindaklanjuti program tersebut melalui Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Pati. Program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi jagung dan ubi sekaligus mendukung target percepatan swasembada pangan nasional. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!