PATI, kawaljateng.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pati tetap berkomitmen memelihara puluhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di wilayahnya secara berkala, meski harus bersiasat dengan keterbatasan anggaran dan personil.
Tahun ini, DLH Pati mengelola anggaran pemeliharaan sebesar Rp700 juta. Dana tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk biaya operasional harian—seperti BBM armada, mesin potong rumput, hingga honor tenaga outsourcing—serta perbaikan fisik fasilitas yang mendesak. Karena fokus pada perawatan aset yang ada, pemkab memastikan tidak ada pembangunan RTH baru tahun ini.
Mengingat anggaran yang terbatas, Kabid Kebersihan, Persampahan, dan Pertamanan DLH Pati, Henri Setiawan, menegaskan bahwa penanganan yang berkaitan dengan keselamatan pengunjung taman akan selalu didahulukan.
"Untuk penanganan taman dengan kondisi efisiensi anggaran kita memaksimalkan yang ada, untuk pemeliharaan insidentil harus kita dahulukan karena menyangkut keselamatan pengunjung yang datang ke taman," ujar Henri.
Setiap harinya, ada 5 personel rutin yang berkeliling melakukan perawatan. Agar pelayanan tetap maksimal dan tidak tumpang tindih, DLH juga aktif berkoordinasi dengan instansi lain seperti Disperkim untuk taman perumahan, Dishub untuk lampu PJU besar, dan Disdagperin untuk Alun-Alun Kembangjoyo. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!