kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
22 Juli 2026
Logo Mobile
Kategori

Peternakan di Winong Sajikan Edukasi untuk Anak Sekolah, Siswa TK Bisa Beri Makan dan Minum Susu Kambing

Peternakan di Winong Sajikan Edukasi untuk Anak Sekolah, Siswa TK Bisa Beri Makan dan Minum Susu Kambing
Siswa-siswi TK tampak senang mengikuti eduwisata di peternakan Berkah Ngarit Farm, Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Pati. (FOTO: SINGGIH TRI)

PATI, kawaljateng.com – Peternakan kambing dan domba Berkah Ngarit Farm yang berlokasi di Desa Tawangrejo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, membuka layanan outing class bagi anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD) untuk mengenal dunia peternakan secara langsung.

Pemilik Berkah Ngarit Farm, Unun Alfiyana, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dikemas sebagai wisata edukasi agar anak-anak bisa berinteraksi langsung dengan hewan ternak.

"Selain bergerak di bidang peternakan, kami juga menerima outing class dari anak-anak TK dan PAUD untuk mengenalkan jenis-jenis kambing dan domba," ujar Unun saat ditemui, beberapa waktu lalu.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa diajak mengikuti berbagai aktivitas, mulai dari pengenalan hewan ternak, memberi makan kambing dan domba, praktik mencukur bulu domba, hingga minum susu kambing bersama.

"Biasanya kegiatan dilaksanakan pada Sabtu atau Minggu. Anak-anak bisa melihat langsung, memegang, dan memberi makan ternak," jelasnya.

Peserta didominasi oleh anak usia PAUD dan playgroup, meski tak jarang siswa SD turut berpartisipasi. Sejauh ini, para peserta berasal dari wilayah Kecamatan Winong, Pucakwangi, dan Juwana.

Untuk pendaftaran, calon peserta dapat menghubungi kontak resmi atau akun media sosial Berkah Ngarit Farm yang nantinya ditindaklanjuti oleh pengelola.

Saat ini, Berkah Ngarit Farm memelihara sekitar 70 hingga 80 ekor kambing dan domba dengan varietas yang beragam, seperti kambing lokal, domba Texel, Cross Boer, Merino, hingga Dorper.

Selain memfasilitasi eduwisata, peternakan ini juga melayani penjualan kambing dan domba untuk kebutuhan akikah maupun konsumsi acara lainnya. Harga per ekor dibanderol mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp4 juta, tergantung bobot ternak.

"Pembelinya ada dari Pati, ada juga yang dari luar daerah," terang Unun.

Unun mengaku tantangan terbesar dalam mengelola kegiatan outing class ini adalah pembagian waktu, mengingat ia juga memiliki kesibukan di instansi pemerintahan.

"Namun tidak masalah, di sela-sela waktu libur atau senggang kami tetap bisa melaksanakan kegiatan di kandang," tuturnya.

Melalui program outing class ini, Unun berharap anak-anak dapat lebih mengenal hewan ternak, belajar mencintai lingkungan, serta memahami proses peternakan sejak usia dini. (Sgh/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!