kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
25 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Jeritan Warga Tunggulsari Direspons Cepat, Bantuan Rp313 Juta dan Posko Kesehatan Nonstop Diterjunkan ke Lokasi Rob

Jeritan Warga Tunggulsari Direspons Cepat, Bantuan Rp313 Juta dan Posko Kesehatan Nonstop Diterjunkan ke Lokasi Rob
Jeritan Warga Tunggulsari Direspons Cepat, Bantuan Rp313 Juta dan Posko Kesehatan Nonstop Diterjunkan ke Lokasi Rob

PATI, kawaljateng.com – Pemerintah Kabupaten Pati bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terdampak banjir rob di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu. Melalui sinergi erat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah serta posko kesehatan gratis kini resmi diterjunkan langsung ke titik bencana.

Langkah taktis ini diambil menyusul kunjungan lapangan yang dilakukan oleh Plt Bupati Pati, Chandra, bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, untuk meninjau langsung kondisi empat titik tanggul yang jebol sepanjang 450 meter. Kerusakan infrastruktur inilah yang menjadi biang kerok meluapnya air laut ke permukiman warga dan kawasan tambak produktif.

"Terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang menghadapi dampak rob, sekaligus memperkuat upaya percepatan pemulihan di lapangan," ujar Chandra saat mendampingi kunjungan Gubernur Jateng di lokasi bencana.

Kucuran Bantuan Rp313 Juta Masuk Lokasi

Untuk meringankan beban warga yang rumahnya terendam, bantuan darurat senilai total Rp313.004.541 langsung didistribusikan secara berlapis melalui berbagai dinas terkait:

  • Logistik & Pangan: BPBD Provinsi Jateng menyalurkan logistik permakanan dan non-permakanan sebesar Rp58.744.000, disusul bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Jateng senilai Rp198.644.341. Selain itu, Dinas Ketahanan Pangan turut memasok 1 ton beras dan 500 bungkus mi mocaf senilai Rp17.145.000.
  • Kesehatan & Pendidikan: Paket obat-obatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jateng senilai Rp11.771.200 disiagakan di lokasi. Sementara untuk anak-anak, Dinas Pendidikan Provinsi Jateng mengirimkan tas dan perlengkapan sekolah senilai Rp26.700.000.

Layanan Kesehatan Nonstop & Penyelamatan Sektor Pendidikan

Mengantisipasi munculnya penyakit kulit dan pencernaan akibat genangan air yang sudah berlangsung lama, Pemkab Pati melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah preventif dengan menyiagakan petugas medis setiap hari di lokasi rob.

"Kami memastikan pelayanan kesehatan hadir setiap hari. Masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan maupun pengobatan dapat langsung dilayani di lokasi," tegas Chandra.

Tidak hanya kesehatan, nasib pendidikan anak-anak di Desa Tunggulsari juga menjadi prioritas. Pemerintah daerah bergerak melakukan pendataan dari rumah ke rumah (door to door) bersama unsur Polres Pati.

"Kami sudah menerima laporan awal terdapat delapan anak sekolah yang terdampak. Semua kebutuhan mereka akan kami data dan tindak lanjuti agar aktivitas belajar tetap berjalan," imbuhnya.

Konstruksi Tanggul Dimulai Agustus

Terkait penanganan fisik jangka pendek, Plt Bupati Pati menegaskan bahwa penutupan tanggul yang jebol adalah harga mati yang harus segera dieksekusi agar air laut berhenti menggenangi desa.

"Prioritas kami saat ini adalah menutup tanggul yang rusak agar air tidak lagi masuk ke permukiman warga. Administrasi pembangunan akan kami siapkan pada Juli hingga Agustus, kemudian pekerjaan konstruksi dimulai pada Agustus," jelas Chandra.

Ke depan, Pemkab Pati bersama Pemprov Jateng berkomitmen menyusun cetak biru (blueprint) penanganan pesisir secara komprehensif. Selain menutup empat titik kebocoran saat ini, agenda berikutnya adalah membahas perbaikan tanggul sungai lain sepanjang satu kilometer demi memutus mata rantai banjir rob tahunan di Kabupaten Pati. (KJ)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!