SEMARANG, kawaljateng.com — Perusahaan asal India, JK Enterprises, tengah menjajaki perluasan investasi di Jawa Tengah (Jateng). Tidak lagi hanya berfokus pada industri perkakas, perusahaan yang telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun di Indonesia ini kini membidik sektor produk pertanian dan energi surya (solar panel).
Rencana ekspansi tersebut dibahas dalam pertemuan antara Chairman JK Enterprises, Anant Singhania, dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, di Semarang pada Kamis (25/6/2026).
“Kami sedang melihat peluang pada produk-produk pertanian karena permintaannya besar, baik di pasar domestik maupun ekspor. Kami juga mempelajari produk lain, seperti solar pumps dan solar products,” ujar Anant.
Respons Cepat Pemprov Jateng Jadi Kunci
Meski belum membeberkan nilai investasi pasti karena masih melihat perkembangan pasar, Anant mengaku optimistis proyek ini berjalan lancar. Ia memuji sikap Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dinilai sangat proaktif dan cepat tanggap dalam membantu investor.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya untuk memfasilitasi segala kebutuhan investor, termasuk berkoordinasi dengan kementerian terkait melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jateng.
Pendampingan Masalah Teknis Sistem OSS
Kepala DPMPTSP Jateng, Sakina Rosellasari, menambahkan bahwa pihaknya siap mengawal kendala teknis yang dihadapi di lapangan. Salah satunya adalah membantu penyesuaian Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang sempat terkendala akibat sistem kementerian yang di-rollback.
"Pelaku usaha bisa datang ke kami untuk dilakukan pendampingan. Kami juga akan langsung kontak ke kementerian," pungkas Sakina. (kj/red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!