kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
27 Juli 2026
Logo Mobile
Kategori

Demo di Kejari Pati Memanas, Kajari dan Jajaran Tak Temui Massa Aksi

Demo di Kejari Pati Memanas, Kajari dan Jajaran Tak Temui Massa Aksi
Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati pada Senin (27/7/2026) sore berlangsung tegang.

PATI, KAWALJATENG.COM – Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di depan Gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati pada Senin (27/7/2026) sore berlangsung tegang. Massa aksi yang menuntut evaluasi total kinerja kejaksaan dibuat kecewa lantaran Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pati beserta jajarannya tak satupun menemui pendemo.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB, kantor Kejari Pati sudah dalam keadaan sepi dan mengosongkan aktivitas kerja. Ketiadaan jajaran Aparat Penegak Hukum (APH) di dalam gedung memicu kegeraman massa yang menilai Kejari Pati sengaja menghindar dan bersikap antikritik terhadap aspirasi publik.

Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, mengkritik keras sikap Kejari Pati yang dinilai membelakangi masyarakat. Menurutnya, tindakan mengosongkan kantor saat rakyat datang menyampaikan aspirasi merupakan simbol ketidaksiapan institusi tersebut untuk dievaluasi.

"Hari ini kita memprotes kinerja Kejari Pati yang kami anggap pekerjaannya tidak becus, cenderung manipulasi, dan permainan hukum. Kejari Pati tidak menerima evaluasi, tidak layak diisi jajaran seperti ini," tegas Teguh dari atas mobil komando.

Dalam aksi tersebut, AMPB mengusung sejumlah tuntutan krusial. Mereka mendesak penangkapan Kepala Desa (Kades) Tlogosari yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi Dana Desa namun tak kunjung ditahan. Selain itu, AMPB secara terbuka meminta pemecatan Kajari Pati, Kasi Kejari, serta Kasi Pidum Kejari Pati atas dugaan praktik makelar hukum dan pemerasan terhadap para terdakwa.

Sebagai bentuk perlawanan dan keprihatinan atas matinya keadilan di Bumi Mina Tani, massa membentangkan spanduk perlawanan, membakar ban bekas, membubuhkan tanda tangan petisi di kain putih, serta membawa keranda mayat ke depan gedung Kejari Pati.

Hingga aksi berakhir, tidak ada perwakilan dari Kejari Pati yang hadir memberikan keterangan resmi maupun menemui massa demonstran. (Sgh/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!