kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
14 Oktober 2026
Logo Mobile
Kategori

Bingung Mau Mengadu Ke Mana, Warga dan BP.KIAI Nekat Tambal Jalan Kalipang–Lodan Pakai Dana Swadaya

Bingung Mau Mengadu Ke Mana, Warga dan BP.KIAI Nekat Tambal Jalan Kalipang–Lodan Pakai Dana Swadaya
Foto : Bersama organisasi masyarakat Barisan Pecinta Kiai (BP.KIAI) akhirnya nekat mengambil alih perbaikan Jalan Kalipang–Lodan secara swadaya. (Yul/Kawal Jateng)

Rembang, kawaljateng.com — Buntu tak tahu harus menyampaikan aspirasi ke mana, masyarakat Desa Gunungmulyo bersama organisasi masyarakat Barisan Pecinta Kiai (BP.KIAI) akhirnya nekat mengambil alih perbaikan Jalan Kalipang–Lodan secara swadaya. Langkah ini diambil setelah ruas jalan vital tersebut dibiarkan rusak parah dan tak kunjung tersentuh perbaikan selama hampir 15 tahun.

Aksi penambalan jalan secara mandiri tersebut menjadi cerminan keterpaksaan warga yang kian geram atas ketidakpastian penanganan infrastruktur di wilayah mereka. Padahal, akses jalan tersebut merupakan urat nadi mobilitas harian serta penopang utama aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat setempat.

Salah seorang warga Desa Gunungmulyo, Abdul Soleh yang akrab disapa Kobra, mengungkapkan kepasrahan warga yang selama belasan tahun merasa diabaikan tanpa adanya saluran pengaduan yang jelas.

“Sudah 15 tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki. Kami terkendala, kami juga tidak tahu harus mengadu ke mana. Alhamdulillah, ada BP.KIAI dan masyarakat sekitar yang bergerak untuk memperbaiki jalan,” tegas Abdul Soleh di sela-sela aksi gotong royong.

Gerakan gotong royong BP.KIAI dan masyarakat ini hadir sebagai respons cepat untuk menekan risiko kecelakaan serta melancarkan aktivitas warga. Namun, aksi penambalan jalan dengan dana swadaya ini juga menjadi sentilan tajam bagi pemerintah daerah dan instansi terkait.

Aksi swadaya warga tidak seharus dijadikan alasan bagi pemangku kebijakan untuk lepas tangan. Perbaikan jalan yang permanen, aman, dan memadai secara teknis tetap merupakan kewajiban serta tanggung jawab penuh pemerintah.

Masyarakat Desa Gunungmulyo kini mendesak pemerintah daerah dan dinas terkait untuk tidak menutup mata, segera membuka ruang komunikasi pengaduan yang transparan, serta memberikan kepastian anggaran perbaikan jalan secara menyeluruh. (yul/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!