REMBANG, KawalJateng.com — Satu unit pompa air jenis sibel bantuan pemerintah di Desa Jatihadi, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, raib digasak pencuri pada Selasa (3/11/2026) dini hari.
Ironisnya, fasilitas penunjang irigasi tersebut dicuri sebelum sempat dimanfaatkan secara optimal oleh petani maupun melalui proses monitoring dan evaluasi (monev) oleh instansi terkait.
Peristiwa pencurian ini pertama kali diketahui oleh anggota Kelompok Tani Gayuh Karya saat hendak memulai aktivitas penyiraman tanaman di sawah pada pagi hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Ketua Kelompok Tani Gayuh Karya, Sugiyanto, mengungkapkan bahwa para petani mendapati lokasi instalasi sudah dalam kondisi rusak dan berantakan.
"Kejadiannya diperkirakan malam hari menjelang subuh. Petani yang punya sawah mau mengambil air untuk menyemprot tanaman, tapi sampai lokasi kondisinya sudah berantakan semua," ujar Sugiyanto saat dikonfirmasi, Selasa (3/11/2026).
Akibat kejadian ini, sejumlah perangkat penting irigasi pertanian raib tanpa sisa. Barang-barang yang hilang meliputi satu unit pompa sibel berkapasitas 1,5 HP dan satu set box panel lengkap beserta rangkaian kabelnya. Sementara itu, unit meteran listrik masih terselamatkan karena posisinya berada di tepi jalan raya, berjarak sekitar 100 meter dari lokasi instalasi di area persawahan. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp3 juta.
Sugiyanto menambahkan, pompa sibel yang dicuri tersebut merupakan bagian dari program bantuan pemerintah yang pengerjaannya baru dimulai sekitar bulan September lalu. Namun, sebelum sempat melalui tahapan monev atau dimanfaatkan sepenuhnya untuk merawat tanaman, alat tersebut sudah keburu disatroni maling.
Kasus ini menambah daftar kerentanan pengamanan sarana produksi pertanian di daerah. Para petani setempat berharap pihak berwajib dapat segera menindaklanjuti kejadian ini agar kasus serupa tidak terulang, terutama di tengah masa krusial perawatan tanaman. (yul/red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!