kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
1 Agustus 2026
Logo Mobile
Kategori

Anak Alami Luka Berat di Tangan di MTs Pati, Sekolah Bantah Dugaan Bullying

Anak Alami Luka Berat di Tangan di MTs Pati, Sekolah Bantah Dugaan Bullying
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati bersama pengurus Yayasan MTs Islam Wangunrejo menunjukkan lokasi terjadinya insiden yang mengakibatkan seorang siswa mengalami luka berat pada tangan. (Foto: Singgih Tri/KJ)

PATI, kawaljateng.com – Dugaan kasus perundungan (bullying) yang menyebabkan seorang siswa mengalami luka berat di tangan terjadi di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Kepala MTs Islam Wangunrejo, Syafi'i, membantah peristiwa tersebut merupakan tindakan bullying. Menurutnya, kejadian itu murni merupakan insiden saat korban bermain bersama teman-temannya di lingkungan sekolah.

"Sebetulnya murni insiden atau kecelakaan, tidak ada unsur kesengajaan maupun bullying," ujar Syafi'i.

Ia menjelaskan, peristiwa terjadi pada Senin, 27 Juli 2026, seusai salat Zuhur. Saat itu sejumlah siswa bermain di sekitar area toilet dan tempat wudu. Korban disebut sempat memanjat pagar sebelum tangannya terjepit.

Akibat kejadian tersebut, dua jari tangan kiri korban mengalami luka berat. Korban kemudian segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Seusai salat Zuhur, sebelum masuk kelas, anak-anak bermain. Saat ada yang naik pagar, tangannya terjepit hingga terjadi insiden itu," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Ahmad Syaiku, mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus tersebut masih dalam penanganan Polresta Pati.

"Kami belum bisa memberikan pernyataan karena kasus ini masih ditangani Polres. Kami khawatir jika memberikan pernyataan justru bertentangan dengan proses hukum yang sedang berjalan," kata Ahmad Syaiku.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti insiden tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian. (Singgih/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!