kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
26 September 2026
Logo Mobile
Kategori

Warung dengan Menu Murah Meriah di Gang Kota Pati, Harga Ramah Kantong

Warung dengan Menu Murah Meriah di Gang Kota Pati, Harga Ramah Kantong
Foto: Eni (20), pegawai Teras Kinjeng. (Singgih Tri/KawalJateng.com)

PATI, KawalJateng.com - Di gang kecil Kota Pati, tepatnya di Jalan Tembus Pegadaian, Dukuh Kaborongan RT 2/RW 1, Kelurahan Pati Lor, terdapat sebuah rumah makan sederhana dengan konsep teras rumahan. Warung ini bernama Teras Kinjeng, yang menyajikan aneka menu makanan sederhana ala rumahan.

Warung ini menyediakan aneka menu makanan berat maupun ringan, mulai dari nasi telur, nasi rica-rica, nasi tahu campur, mie ayam jumbo, hingga gorengan hangat. Kemudian, minuman kemasan maupun es degan fresh juga ada di warung yang buka setiap hari dari pukul 07.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB.

Harga menu makanan pun terjangkau, mulai dari Rp7.000 sampai dengan Rp10.000. Sedangkan, harga minuman juga tak kalah murah, mulai dar Rp3.000-an.

“Di sini jual nasi telur, rica, nasi sambal, mie ayam, tahu telur, tahu campur. Best seller di sini nasi telur seharga Rp7 ribu. Harga makanan mulai dari Rp7 ribu sampai Rp10 ribu,” ungkap Eni (20), seorang pegawai yang bekerja di rumah makan tersebut saat diwawancarai KawalJateng.com, Sabtu, 26 September 2026.

Selain itu, warung ini terkenal dengan aneka sambal pedas pilihan. Berbagai masakan bisa ditambah dengan sambal, mulai dari sambal bawang, sambal teri, dan sambal terasi.

Gorengan di sini selalu hangat dan menggoda. Pembeli dapat memesan gorengan untuk dimasakkan saat itu juga.

“Sambal ada tiga, teri, terasi, bawang. Gorengannya di sini dimasak ketika pesan biar hangat, tetapi ada juga beberapa camilan lain yang sudah tersedia,” sebutnya.

Teras Kinjeng selalu ramai pembeli. Dalam sehari bisa ada ratusan pembeli yang datang untuk menikmati menu masakan.

Pembeli datang dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja harian, karyawan swasta, Pegawai Negeri Sipil (PNS), anak sekolah, aparat, hingga warga sekitar. Mereka datang untuk sarapan, makan siang, maupun hanya sekedar singgah istirahat sembari melepas penat.

“Pembeli ada macam-macam, dari karyawan, pegawai kabupaten, dan lain-lain,” pungkasnya. (Sgh/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!