PATI, KawalJateng.com - Warga Desa Kajar, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati diteror oleh orang tak dikenal akibat mengunggah video demonstrasi warga di Jakarta. Teror yang diterima oleh wanita bernama Sri Suryati berupa serangan digital maupun serangan langsung.
Ia menyebut kena teror berupa panggilan dari nomor tak dikenal, pesan ancaman dari nomor tak dikenal, dan tembakan dari orang tak dikenal. Ia mengantongi bukti-bukti secara jelas hingga ditunjukkan kepada awak media.
"Tahunya (teror) semalam waktu nganter makanan, sayur kok bolong (kaca pintu) saya buka. Anak saya nggak ngerti, padahal sore tidak ada kejadian, tahunya malam jam 10.00," ucapnya saat diwawancarai awak media, Rabu, 26 Agustus 2026.
Pada Selasa, 25 Agustus 2026 ia sudah menyadari teror tersebut. Teror pertama melalui chat WhatsApp dan telepon pada sore hari, sedangkan malam harinya teror itu berupa mencekam dengan suara tembakan.
Bukti teror fisik ditemukan pada pagi tadi ketika ia bersih-bersih rumah. Ia menemukan ada empat biji benda padat berupa gotri.
"Saya nyapu rumah ada peluru empat biji di dalam dekat pintu yang rusak. Sorenya saya diteror katanya suruh hapus video pergerakan AMPB di depan DPR RI," kata Sri.
"Video pas rombongan AMPB dikawal ojol (ojek online), saya dikirimi suami saya. Pas ditelepon (nomor tidak dikenal) yang angkat anak saya," imbuhnya.
Ia semakin terkejut ketika ancaman itu menyebut namanya secara lengkap yakni 'Sri Suryati'. Walaupun demikian, ia tidak takut dengan ancaman, bahkan menantang peneror untuk datang langsung.
"Pas dijawab halo, dimatiin, kirain ayahnya. Saya bilang kalau gak dikenal jangan diangkat. Terus WA (WhatsApp) di HP (handphone) anak perempuan saya, langsung hilang," bebernya.
Percakapan itu terkesan misterius. Pasalnya pengirim pesan teror menggunakan tangkapan layar yang dikirim sekali lihat.
"Hapus. Kalau nggak mau kami tangkap anda Sri Suryati," tutupnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!