REMBANG, KawalJateng.com- Sebanyak 127 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) bersama jajaran pegawai Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rembang mengikuti Salat Istisqa di tengah kondisi kemarau yang melanda sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut digelar sebagai ikhtiar memohon turunnya hujan sekaligus memperkuat pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
Salat Istisqa dan doa bersama berlangsung di lapangan tenis Rutan Rembang, Jumat (18/9/2026), dan diikuti langsung Kepala Rutan Kelas IIB Rembang Tomy Yulianto bersama jajaran.
Rangkaian kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan tausiyah yang disampaikan Imam. Dalam tausiyah tersebut, jamaah diajak melakukan introspeksi diri, memperbanyak taubat, menghemat penggunaan air serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan Salat Istisqa dan khutbah yang disampaikan Kholil. Jamaah diingatkan untuk menjauhi berbagai perbuatan maksiat, di antaranya zina, perjudian dan riba.
Selain itu, jamaah diajak memperbanyak amal kebaikan, menghormati orang tua serta bersedekah sebagai bagian dari ikhtiar mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon turunnya rahmat.
Kepala Rutan Kelas IIB Rembang Tomy Yulianto mengatakan, Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan.
"Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh jajaran dan warga binaan untuk bersama-sama melakukan introspeksi diri, memperbanyak doa dan amal kebaikan. Di tengah kondisi kemarau, kami juga mengingatkan pentingnya menghemat air dan menjaga lingkungan," ujar Tomy.
Menurutnya, pembinaan keagamaan di lingkungan Rutan diharapkan dapat menjadi momentum bagi warga binaan untuk memperkuat kesadaran spiritual dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.
Usai Salat Istisqa dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan istighosah serta doa bersama. Seluruh peserta memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan serta memberikan keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut berakhir pukul 09.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan lancar.
Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan, sekaligus menjadi momentum untuk memperbanyak doa, introspeksi diri dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. (Aziz/KJ)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!