PATI, KawalJateng.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya menyebut, saat ini sudah ada 45 desa di 10 kecamatan terdampak kekeringan. Perhitungan itu lantaran puluhan desa telah mengajukan permintaan bantuan air bersih.
“Dari beberapa desa yang baru muncul di minggu ini, maka kurang lebih sudah ada 45 desa di Kabupaten Pati yang tersebar di 10 kecamatan,” terangnya kepada awak media, Jumat, 25 September 2026.
Beberapa kecamatan itu antara lain, Kecamatan Batangan, Juwana, Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Winong, Tambakromo, Gabus, Kayen, dan Dukuhseti. Untuk tambahan terbaru datang dari Kecamatan Dukuhseti, tepatnya Desa Bakalan dan Ngagel. Kemudian, Kecamatan Batangan, tepatnya Desa Klayusiwalan, Pecangaan, dan Tlogomojo.
“Ada tiga desa yang baru di wilayah Kecamatan Batangan itu Desa Pecangaan, Desa Klayusiwalan, dan Desa Tlogomojo. Sedangkan, wilayah Pati sebelah utara di wilayah Kecamatan Dukuhseti, itu ada Desa Ngagel yang sudah kita atensi, tetapi infonya Desa Bakalan pun sudah mulai kesulitan air bersih,” paparnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan hujan baru akan turun di Kabupaten Pati pada pertengahan November 2026 mendatang. Hal ini berpotensi wilayah kekeringan bertambah.
“Maka dimungkinkan jumlah desa akan bertambah karena untuk wilayah Pantura Timur meliputi Kabupaten Pati, Blora dan Rembang, perkiraan BMKG termasuk paling akhir akan menerima hujan diperkirakan sampai dengan pertengahan bulan November,” ungkapnya.
Demi mengantisipasi kekurangan kebutuhan air bersih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati melalui BPBD Kabupaten Pati mendistribusikan air bersih setiap hari ke seluruh desa. Bahkan jiwa sosial masyarakat Kabupaten Pati juga terpanggil untuk membantu sesamanya yang kesusahan.
“Jadi support dari masyarakat itulah yang sangat membantu kita dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih di masyarakat yang tinggal di daerah-daerah kekeringan,” tuturnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!