PATI, KawalJateng.com - Warga Kabupaten Pati yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Pati (GMPP) beramai-ramai datangi Kantor Bupati Pati. Puluhan orang mengkritik kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra yang kurang sat-set dalam menjalankan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.
Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi GMPP, Sutamat, perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan, beasiswa mahasiswa, dan pengelolaan anggaran kurang bagus. Hal ini berbeda dibanding kinerja Bupati Pati nonaktif Sudewo.
"Kita mengkritik kinerja yang selama ini udah dilakukan kurang memuaskan dengan kinerja Plt Bupati mengenai infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan di RSUD Soewondo, dan membenahi beasiswa untuk pendidikan. Maka dari itu, kami bersama teman-teman mengkritisi Pak Plt," ungkapnya kepada awak media selepas unjuk rasa, Kamis, 29 Oktober 2026.
Pendemo tak ingin anggaran dana dari masyarakat dihambur-hamburkan. Oleh sebab itu, mereka meminta pertanggung jawaban dari kinerja Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra.
"Wajib transparansi anggaran pertanggung jawabannya seperti apa. Pasti tidak ingin kan uang kita dihambur-hamburkan. Kita jaga uang rakyat agar keinginan rakyat tercapai," ujarnya.
Menurut Sutamat, pengerjaan trotoar di tepi Jalan Panglima Sudirman tidak maksimal. Pasalnya, anggaran dana senilai Rp14 miliar, yang saat ini digunakan baru Rp8 miliar.
"Proyek trotoar sangat saya sayangkan. Anggaran 14 miliar yang sudah dilaksanakan seperti apa? Kami lihat secara langsung tidak fair, saya berani menantang arsiteknya," terangnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!