PATI, KawalJateng.com - Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ngablak 2 dihentikan sementara imbas 55 siswa di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Sirahan, Kecamatan Cluwak, Kabupaten Pati mengalami gejala keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kemarin, Rabu, 14 Oktober 2026, para siswa mengalami gejala mual setelah mengonsumsi MBG. Puluhan siswa dibawa dan dirawat di fasilitas kesehatan (faskes).
Menanggapi kejadian tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra melaporkan kondisi puluhan siswa Ponpes Darul Falah telah membaik. Namun, langkah tegas dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pati dan Badan Gizi Nasional (BGN) men-suspend dapur tersebut.
“Kemarin itu ada informasi keracunan di SPPG Cluwak dan informasi ada 55 orang. Tapi, alhamdulillah sudah baik dan kemarin sudah ada surat rekomendasi dari BGN untuk di-suspend sementara,” ujar Chandra saat ditanya awak media, Jumat, 16 Oktober 2026.
Terkait jangka waktunya, pihaknya mengaku tidak tahu sampai kapan SPPG Ngablak 2 akan di-suspend. Saat ini, pihak BGN masih melakukan pengecekan di SPPG tersebut
“Belum tahu, ini masih ada di-cek sama BGN,” ujarnya.
Selain itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Pati juga melakukan pengecekan, baik dari unsur dapur hingga menu makanannya.
“Terus dari korwil sudah mengecek ke sana untuk melihat dan dicek sama makannya potensi apa saja yang terkandung di potensi keracunan itu,” ucapnya.
Sementara, menu MBG yang sempat dikonsumsi para siswa Ponpes Darul Falah sudah dibawa ke laboratorium tingkat Provinsi Jawa Tengah. Menu yang disajikan oleh dapur SPPG Ngablak Cluwak 2 meliputi nasi, sop, ayam ketumbar, bakwan tahu, dan melon.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan melakukan pengecekan terhadap dapur SPPG Ngablak Cluwak 2.
“Pasti kita akan cek lapangan cek ke tempat lokasi SPPG tadi,” tegasnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!