kawaljateng.com - Mengawal Informasi Jawa Tengah
5 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Geger Penemuan Tengkorak di Rembang: Identitas Korban Terkuak dari Kaos dan Sandal

Geger Penemuan Tengkorak di Rembang: Identitas Korban Terkuak dari Kaos dan Sandal

REMBANG, kawaljateng.com — Warga Dusun Jurangjero, Desa Sukorejo, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang dihebohkan oleh penemuan sesosok tengkorak dan kerangka manusia di area hutan setempat pada Senin pagi, 1 Juni 2026. Penemuan yang sempat menjadi misteri ini akhirnya berhasil diungkap oleh pihak kepolisian berkat petunjuk dari pakaian dan alas kaki yang tersisa di lokasi kejadian.

​Kapolsek Sumber, AKP Pujiono, menjelaskan bahwa titik terang ini muncul setelah seorang warga bernama Rosidah (47), warga Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, meyakini kuat bahwa kerangka tersebut adalah ayahnya yang bernama Mbah Yatman. Korban diketahui telah pergi meninggalkan rumah sejak tanggal 23 April 2025 silam dan tidak kunjung kembali.

​"Anak korban meyakini itu ayahnya setelah melihat kaos bertuliskan SRC (Sampoerna Retail Community) dan temuan sandal di TKP, yang identik dengan pakaian yang dikenakan korban ketika pergi dari rumah," kata AKP Pujiono, Jumat (05/06/2026).

​Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakiya Akbar, didampingi Kaur Binops Satreskrim, Iptu Widodo Eko Prasetyo. Menurut data kepolisian, korban merupakan lansia kelahiran tahun 1954 dan saat ini menginjak usia 72 tahun.

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Mbah Yatman sudah memendam kondisi pikun dan mengalami kesulitan untuk berkomunikasi ketika meninggalkan rumah setahun yang lalu. Kondisi psikis tersebut diduga kuat membuat korban lupa jalan pulang hingga berjalan sangat jauh. Jarak antara rumah tinggal korban dengan titik penemuan kerangka di dalam hutan diperkirakan mencapai hampir 10 kilometer.

​Sebelum identitasnya terkuak melalui pihak keluarga, kerangka korban sempat dievakuasi ke RSUD dr. R. Soetrasno Rembang. Lantaran saat itu statusnya belum diketahui, pihak rumah sakit telah memakamkan korban di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Krapyak Rembang pada Selasa pagi, 2 Juni 2026. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan.(Kj/Red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!