PATI, KawalJateng.com - Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) memasang banyak spanduk perlawanan sebagai bentuk protes terhadap Bank Mandiri yang telah memblokir rekening pribadi pimpinan AMPB, Supriyono alias Botok beberapa waktu lalu. Pihaknya dengan tegas menyatakan perlawanan terhadap para pegawai Bank Mandiri yang semena-mena pad nasabah.
Novi, salah seorang aktivis AMPB mengatakan pemasangan spanduk telah diberi izin pihak aparat kepolisian. Maka dari itu, AMPB leluasa untuk menghiasi Kantor Bank Mandiri Cabang Pati dengan tulisan-tulisan protes massa aksi.
Diperbolehkannya AMPB unjuk rasa di depan Bank Mandiri Cabang Pati menurutnya lantaran banyak nasabah yang resah. Ia mengira polisi juga pernah merasakan kenakalan oknum pegawai Bank Mandiri.
"Saya rasa dengan tegas mungkin keluarga kepolisian juga korban pinjaman fiktif, kredit fiktif, maka kita diizinkan memasang spanduk. Tidak ada kesepakatan apapun. Kalau besok kita melihat dicopot, kita buat banner yang lebih besar," ungkapnya saat diwawancarai awak media siang ini, Rabu, 16 September 2026.
Massa juga sempat melempar telur ke kaca Kantor Bank Mandiri Cabang Pati. Tampak gedung bank tersebut bercucuran lendir telur mentah.
Menurutnya kenakalan oknum pegawai Bank Mandiri sudah keterlaluan. Seringkali pihak mereka mencuri data-data nasabah untuk pinjaman fiktif sehingga merugikan masyarakat.
"Kami lempari telur sebagai simbol banyak pejabat dari Bank Mandiri terduga memang banyak laporan, termasuk memang orang tuanya orang Ronggo Jaken kemarin yang kredit pada 2016, dilunasi 2017 tetapi agunan dipakai kembali oleh oknum pegawai Bank Mandiri, padahal sudah lunas 2017," pungkasnya. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!