SIDOARJO, kawaljateng.com — Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Sudaryono selama mengabdi di Kementerian Pertanian (Kementan). Menurut Amran, berbagai capaian strategis Kementan dalam beberapa tahun terakhir tidak lepas dari peran aktif mantan Wakil Menteri Pertanian tersebut.
Amran mengungkapkan, pencapaian seperti peningkatan nilai ekspor pertanian hingga Rp160 triliun, penekanan impor pangan hingga Rp40 triliun, serta langkah nyata menuju swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif yang turut dikawal oleh Sudaryono.
"Swasembada yang kita capai dan seluruh capaian ini ada peran Pak Sudaryono di dalamnya. Saya bangga dengan beliau," ujar Amran saat kunjungan kerja di Kampus ITS Sidoarjo, Rabu (22/7).
Selama bertugas di Kementan, Sudaryono dikenal aktif turun ke lapangan. Ia memantau langsung percepatan musim tanam, optimalisasi lahan rawa dan lahan kering, distribusi pupuk bersubsidi, hingga program cetak sawah dan modernisasi alat mesin pertanian (alsintan).
Berbekal rekam jejak pengelolaan pangan dari hulu ke hilir tersebut, Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7). Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Penunjukan Sudaryono dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara produksi pangan nasional dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Pengalaman Sudaryono diharapkan mampu memastikan pasokan bahan pangan bergizi dipenuhi langsung dari hasil keringat petani lokal. (Eko/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!