kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
20 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Petani Logede Kesulitan Air Akibat Lapisan Padas, Distan Usulkan Sumur Deker di Anggaran Perubahan

Petani Logede Kesulitan Air Akibat Lapisan Padas, Distan Usulkan Sumur Deker di Anggaran Perubahan
Foto: Dokumen istimewa / Redaksi kawaljateng.com

REMBANG, kawaljateng.com – Musim kemarau panjang kembali membawa dampak serius bagi sektor pertanian di wilayah Kabupaten Rembang. Para petani di Dusun Sangkrah, Desa Logede, Kecamatan Sumber, kini harus memutar otak akibat krisis sumber air yang kian mencekik lahan pertanian mereka.

Kondisi geologis wilayah setempat yang didominasi lapisan tanah padas (keras/batu) memperparah keadaan, membuat upaya pembuatan sumur bor konvensional secara mandiri menjadi tidak efektif.

Salah seorang petani setempat mengungkapkan, karakteristik tanah di Dusun Sangkrah menjadi tantangan terbesar saat dilakukan pengeboran. Dari kedalaman puluhan meter yang digali, hanya sebagian kecil yang berhasil mengeluarkan mata air.

"Ketika musim kemarau gini petani kesusahan di sumber air. Karena di sini kalau sumur bor kedalam 30 meter itu, hanya 12 meter sumber airnya, yang sisanya itu padas. Jadi kami sangat berharap pemerintah memberikan bantuan sumur-sumur deker untuk tampungan petani di sini," ujarnya saat ditemui di lokasi lahan, beberapa waktu lalu.

Keberadaan sumur deker (sumur gali dengan dinding bis beton) dinilai menjadi solusi paling realistis. Struktur tersebut nantinya dapat difungsikan sebagai embung mikro atau bak penampung air permukaan dan sisa air tanah dangkal sebelum habis menguap akibat cuaca panas.

Respons Cepat Dinas Pertanian

Mendengar jeritan para petani di Desa Logede, Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) memastikan tidak tinggal diam. Langkah taktis diklaim telah diambil guna merespons keluhan infrastruktur pengairan tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Rembang, Agus Iwan, menyatakan bahwa pihaknya telah menangkap aspirasi warga Dusun Sangkrah dan melanjutkannya ke meja kebijakan penganggaran daerah.

"Untuk pengadaan sumur deker sudah kita usulkan. Kita saat ini menunggu di anggaran perubahan tahun ini, semoga bisa terealisasi," kata Agus Iwan saat dikonfirmasi terkait penanganan kekeringan pertanian di Kecamatan Sumber.

Agus menambahkan, masuknya usulan ini ke dalam skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun ini diharapkan menjadi titik terang bagi keberlanjutan produktivitas pangan di Desa Logede. Pihaknya akan terus mengawal jalannya pembahasan anggaran agar program stimulus bagi petani terdampak kemarau ini bisa segera dieksekusi di lapangan. (KJ/Red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!