kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
7 Juli 2026
Logo Mobile
Kategori

Kecelakaan Truk Bermuatan Glasswool di Pantura Rembang Dipadamkan, Dua Korban Luka Dievakuasi

Kecelakaan Truk Bermuatan Glasswool di Pantura Rembang Dipadamkan, Dua Korban Luka Dievakuasi
Kecelakaan Truk Bermuatan Glasswool di Pantura Rembang Dipadamkan, Dua Korban Luka Dievakuasi

KAWALJATENG.COM | REMBANG – Kecelakaan berujung kebakaran hebat melanda sebuah truk bermuatan glasswool di Jalur Pantura Desa Jatisari, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang, Senin (6/7/2026) malam. Insiden ini mengakibatkan dua kru truk terluka dan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 700 juta.

Truk dengan nomor polisi H 9521 PA tersebut diketahui milik PT Nichias Rockwool Indonesia. Kobaran api yang cepat membesar sempat membuat situasi di jalur logistik utama Pantura Rembang mencekam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang, Muhammad Luthfi Hakim, mengonfirmasi bahwa amukan si jago merah tersebut murni dipicu oleh benturan akibat kecelakaan lalu lintas.

"Penyebabnya percikan akibat laka (kecelakaan)," ungkap Luthfi, Selasa (7/7/2026).

Kronologi dan Perjuangan Petugas Pemadam

Berdasarkan data yang dihimpun, peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh Dalhar, seorang petugas keamanan di PT Mina Berkah Sejahtera, pada pukul 21.07 WIB. Merespons laporan darurat tersebut, tim pemadam kebakaran langsung bergerak dari pos pada pukul 21.10 WIB.

Saat armada pemadam tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 21.48 WIB, kondisi truk sudah dalam keadaan membara hebat.

Petugas di lapangan sempat menghadapi tantangan berat lantaran karakteristik muatan glasswool yang tebal, membuat bara api tersembunyi di dasar bak truk.

Untuk menjinakkan api, sebanyak empat armada gabungan diterjunkan ke lokasi, mulai dari 1 Unit Damkar Rembang, 1 Unit Damkar PLTU, 1 Tangki Damkar, hingga 1 Tangki PT Mina Berkah Sejahtera.

”Untuk pemadaman secara total menghabiskan 4 ritasi dan 1 jerigen foam,” terang Luthfi. Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 23.50 WIB.

Kondisi Korban dan Kerugian

Akibat insiden tragis ini, sopir dan kernet truk terpaksa harus dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat karena mengalami luka fisik.

”Ada korban, 1 sopir luka bakar ringan dan patah di punggung kaki. Sementara 1 kernet mengalami luka robek terkena pecahan kaca di telapak kaki,” imbuhnya.

Selain menderita luka, sang sopir juga kehilangan seluruh dokumen penting dan barang berharganya yang ludes terbakar di dalam kabin, termasuk dompet, ponsel, STNK, surat jalan, SIM, kartu ATM, serta tas pribadi. Total kerugian dari armada dan muatan diperkirakan menembus angka Rp 700 juta.

Penanganan situasi kritis di jalur Pantura ini berhasil berjalan cepat berkat sinergi solid di lapangan. Proses pemadaman dan evakuasi dibantu penuh oleh personel Polsek Sluke, Koramil Sluke, Satlantas Polres Rembang, tim internal PT Mina Berkah Sejahtera, serta tim medis dari Puskesmas Sluke. (KJ/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!