kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
21 Juni 2026
Logo Mobile
Kategori

Hadirkan AI di Sektor Medis, Bupati Rembang Ingin Warga Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah

Hadirkan AI di Sektor Medis, Bupati Rembang Ingin Warga Tak Perlu Berobat ke Luar Daerah
Foto: Dokumen istimewa / Redaksi kawaljateng.com

REMBANG, kawaljateng.com – Pemerintah Kabupaten Rembang terus mendorong transformasi pelayanan kesehatan di tingkat lokal agar semakin mandiri dan modern. Bupati Rembang, Harno, berharap integrasi teknologi digital, termasuk penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dapat membuat fasilitas kesehatan daerah mampu melayani kebutuhan medis warga secara maksimal tanpa harus dirujuk ke luar kota.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Harno saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 Keluarga Sehat Hospital (KSH) Group yang berpusat di Alun-Alun Rembang, Sabtu (20/6/2026).

Menurut Harno, langkah KSH Group yang mengangkat tema integrasi AI dalam dunia medis sangat relevan dengan tuntutan zaman. Inovasi seperti ini dinilai menjadi kunci utama untuk melahirkan layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan akurat bagi masyarakat Rembang.

“Tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, yakni memanfaatkan kecerdasan buatan yang terintegrasi untuk mendukung pelayanan kesehatan. Ini merupakan langkah positif bagi dunia kesehatan,” ujar Harno di hadapan ribuan peserta yang memadati Alun-Alun.

Dengan semakin berkembangnya infrastruktur dan teknologi medis di dalam daerah, Harno optimis masyarakat Rembang bisa langsung mendapatkan perawatan berkualitas premium di kampung halaman sendiri. "Kita harapkan masyarakat dapat memperoleh layanan yang berkualitas tanpa harus pergi ke luar daerah," imbuhnya.

Partisipasi Warga Jadi Kunci utama Di sisi lain, orang nomor satu di Rembang ini juga mengingatkan bahwa kecanggihan teknologi medis harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan. Ia mengajak warga untuk menjadikan olahraga dan pola hidup bersih sebagai kebutuhan sehari-hari.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga menjadi tanggung jawab kita semua. Keberhasilan pembangunan bidang kesehatan tidak hanya ditentukan oleh fasilitas, tetapi juga partisipasi masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tegasnya.

Merespons arahan tersebut, pihak penyelenggara dari KSH Group menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan kenyamanan pasien. Ke depan, mereka akan fokus pada pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), perluasan fasilitas, serta pemanfaatan teknologi medis terintegrasi.

Perayaan dua dekade KSH Group ini sendiri berlangsung sangat meriah dan diikuti oleh sekitar 1.800 peserta. Antusiasme warga terlihat sejak pagi hari saat mengikuti sesi senam zumba bersama instruktur profesional, yang kemudian dilanjutkan dengan panggung hiburan serta kunjungan ke area pameran edukasi layanan kesehatan masyarakat.

(Red)

Komentar Warga (0)

Tinggalkan Tanggapan

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!