REMBANG, KawalJateng.com — Isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) yang sempat berhembus di tengah dinamika politik nasional mendapat respons perlawanan keras dari daerah. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Rembang secara tegas menyatakan menolak berbagai isu tidak berbobot yang disebarkan melalui pamflet liar oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang, Maryono, S.H., menegaskan bahwa jajarannya kompak menolak narasi murahan yang sengaja diembuskan untuk mengganggu stabilitas internal partai. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, seluruh jajaran pengurus di daerah menyatakan sikap solid untuk mengamankan marwah organisasi.
"Kami sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rembang menolak keras isu-isu yang belakangan ini terjadi, yang isunya kurang berbobot dan hanya sebatas sebaran pamflet dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengenai isu Munaslub," ujar Maryono dalam keterangannya.
Ia juga menegaskan bahwa jajaran DPD Partai Golkar Rembang di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, serta struktur yang solid, siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung penuh kepemimpinan Bahlil Lahadalia sekaligus membesarkan Partai Golkar ke depan.
Langkah tegas yang diambil oleh DPD Partai Golkar Rembang ini seirama dengan sikap Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dalam menghadapi berbagai spekulasi politik eksternal dan flyer gelap di media sosial. Gelombang penolakan dari tingkat daerah ini sekaligus membuktikan bahwa upaya mendestabilisasi kepemimpinan Golkar melalui isu-isu nonkonstitusional tidak mendapat tempat di akar rumput.
Partai Golkar secara nasional kini tetap fokus merapatkan barisan, memperkuat konsolidasi internal, serta mengawal penuh agenda-agenda strategis bangsa demi kemajuan partai ke depan. (yul/red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!