REMBANG, kawaljateng.com – Jalur Pantura kembali memakan korban material akibat kurangnya konsentrasi berkendara. Sebuah kecelakaan beruntun yang menyebabkan satu unit truk terguling terjadi di Jalan Umum turut Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang, pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 08.45 WIB.
Kecelakaan ini melibatkan truk Mercedes Benz Actros bernomor polisi AG-8292-AE dan Mitsubishi Colt Diesel bernopol K-8407-KS.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Rembang, Bhakti Satria, membenarkan kejadian tersebut. Ia memastikan bahwa dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.
“Kecelakaan terjadi di Jalan Umum turut Desa Kabongan Lor, Kecamatan Rembang. Korban nihil, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 3 juta,” ungkap Bhakti saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2026).
Kronologi Kejadian
Bhakti menjelaskan, peristiwa bermula ketika truk Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan oleh Kusaeni (40), warga Kabupaten Pati, sedang berhenti di badan jalan karena lampu traffic light sedang menyala merah.
Secara bersamaan dari arah belakang (barat menuju timur atau arah Rembang ke Lasem), melaju truk Mercedes Benz Actros yang dikemudikan oleh Kasmu’i (40), warga Kabupaten Jombang.
“Diduga pengemudi Mercedes Benz Actros kurang konsentrasi sehingga langsung menabrak kendaraan Mitsubishi Colt Diesel yang berhenti di depannya,” jelas Kanit Gakkum.
Kerasnya benturan dari arah belakang membuat truk Colt Diesel tersebut kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling di lokasi kejadian.
Penanganan Petugas
Mendapat laporan warga, petugas Satlantas Polres Rembang segera bergerak cepat menuju lokasi. Petugas langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekaligus mengatur arus lalu lintas di jalur Pantura agar tidak terjadi penumpukan kendaraan.
Belajar dari insiden ini, pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk selalu menjaga jarak aman dan menjaga fokus penuh selama berkendara. Terutama saat mendekati area persimpangan atau lampu lalu lintas yang rawan terjadi antrean kendaraan.
(KJ/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!