PATI, KawalJateng.com – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa kondisi Kabupaten Pati sudah berangsur kondusif, sehingga peringatan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 ini bisa terlaksana dengan lancar dan khidmat. Hal itu ia sampaikan usai rapat paripurna Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 di Ruang Paripurna Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Kamis, 6 Agustus 2026 malam.
Ia optimis Kabupaten Pati akan semakin maju dan berkarakter. Ia mendorong agar pembangunan berkelanjutan konsisten dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kabupaten Pati unggul.
“Semangat Pati sudah mulai terang dengan membangun, kemajuan pembangunan berkelanjutan, Sumber Daya Manusia berkarakter adalah tujuan utama pembangunan di Kabupaten Pati. Dengan semangat ini kami harapkan Kabupaten Pati lebih maju lagi, bersatu lagi, bergotong-royong,” tegasnya di hadapan awak media.
Chandra menginginkan situasi dan kondisi Kabupaten Pati yang aman dan damai demi kemajuan ekonomi daerah. Pasalnya, berkat kerja keras Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, sudah banyak investor yang berencana singgah.
“Kami menginginkan Pati aman dan damai sehingga banyak investasi yang masuk di Kabupaten Pati terbuka lebar. Banyak sekali yang berminat, alhamdulillah, seperti Sejin dan banyak temannya,” ucapnya.
Ia juga mengungkapkan eksekutif dan legislatif kompak menjalankan pembangunan di Bumi Mina Tani. Selama ini, DPRD Kabupaten Pati selalu menjalankan fungsinya dengan baik mengontrol kebijakan Pemkab Pati.
“Sinergi dengan DPRD harus selalu, dengan fungsi pengawasan berjalannya pembangunan, sidak ke lokasi yang sedang dilangsungkan pembangunan. Tentunya banyak masukan ke kami untuk ke depannya melaksanakan pembangunan ini yang benar seperti apa, masalah lelang gimana,” ujar Plt Bupati Pati.
Selain itu, Chandra mengajak masyarakat memeriahkan perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati yang ke-703. Ada pun banyak pentas hiburan yang dapat dinikmati, mulai dari kirab, konser, pentas budaya, dan lain sebagainya.
“Sabtu ada karnaval budaya dari Jalan Panglima Sudirman dengan finish di alun-alun, dilaksanakan setelah maghrib. Diikuti banyak pentas budaya anak sekolah. Lalu pentas wayang orang di halaman pendopo, dan banyak sekali pentas seni dan budaya,” jelasnya.
Sementara itu, selama perayaan Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703, sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ajak masyarakat berani menyuarakan kebenaran. Apalagi di kini banyak kebijakan Pemkab Pati menimbulkan pertanyaan.
“Warga Pati jangan takut bersuara. Kita harus berani bersuara mengkawal Pemkab Pati agar sesuai amanat yang kita berikan kepada mereka,” tegasnya, kemarin sore saat diwawancarai KawalJateng.com.
Terdapat dua poin penting yang diserukan AMPB kepada Pemkab Pati. Seruan itu antara lain revolusi kebijakan dan revolusi kinerja sebagaimana melayani masyarakat.
Ia berjanji akan menyuarakan keresahan warga Kabupaten Pati melalui dialog dengan eksekutif. Sayangnya langkah berlangsung step by step.
“Kalau frontal ganti semua, cuma kan memang pimpinan bertanggungjawab. Yang penting ada evaluasi dari mereka sehingga mereka tahu tugas utamanya melayani rakyat, sehingga Pati rakyatnya nyaman, aman, sejahtera dan bangga tinggal di Pati,” pesan Teguh. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!