Rembang, KawalJateng.com- PMI Kabupaten Rembang mulai meningkatkan penyaluran bantuan air bersih menyusul kebutuhan warga di sejumlah wilayah yang terdampak kekeringan. Dalam satu kesempatan, armada pengangkut air PMI bahkan disebut harus bolak-balik hingga empat kali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Ketua PMI Rembang, dr. Samsul Anwar, mengatakan sejumlah wilayah seperti Sumber, Sulang, hingga kawasan Rembang bagian timur membutuhkan pasokan air bersih dalam jumlah cukup besar.
"Terutama yang kekeringan. Kemarin kita hampir empat kali truk itu bolak-balik, terutama di daerah Sumber, Sulang, terus timur itu butuh bantuan air bersih yang sangat banyak sekali," ujar dr. Samsul Anwar, Kamis (17/9/2026).
Menurutnya, persoalan kekeringan menjadi salah satu perhatian PMI Rembang saat ini. Penyaluran air bersih dilakukan sebagai bagian dari pelayanan sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Jadi mulai sibuk untuk kekeringan ini," katanya.
PMI Klaim Bebas Utang Sejak 2024
Di tengah peningkatan kegiatan kemanusiaan tersebut, PMI Rembang juga mengungkap kondisi keuangan organisasinya. dr. Samsul menyebut PMI Rembang telah menyelesaikan seluruh utangnya sejak 2024.
"Alhamdulillah sejak 2024 sudah clear, tidak punya utang. Sehingga sekarang kita punya tabungan sedikit demi sedikit," ungkapnya.
Kondisi tersebut, menurut dr. Samsul, menjadi salah satu modal bagi PMI untuk terus menjalankan berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Raih WTP hingga Akreditasi Paripurna
Selain persoalan keuangan, PMI Rembang juga mencatat sejumlah capaian organisasi. Salah satunya adalah raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
dr. Samsul mengatakan capaian tersebut menjadi pengalaman pertama selama dirinya menjabat sebagai Ketua PMI Rembang.
"Alhamdulillah, kado-kado ini kita dapat WTP. Selama ini PMI enggak pernah. Bahkan se-Jawa Tengah kita dapat WTP, sama provinsi hanya PMI Rembang dan Jawa Tengah yang dapat WTP," ujarnya.
"Iya, baru kali ini," imbuhnya.
Tak hanya WTP, PMI Rembang juga menyebut telah memperoleh akreditasi Paripurna. Menurut dr. Samsul, capaian tersebut menempatkan PMI Rembang di posisi ketiga di Jawa Tengah.
"Begitu juga akreditasinya Paripurna, kita nomor tiga se-Jawa Tengah," katanya.
PMI Rembang juga menyebut sejumlah prestasi telah diraih dalam berbagai kompetisi pada 2023.
Dengan berbagai capaian tersebut, PMI Rembang menyatakan akan terus memperkuat pelayanan kemanusiaan. Termasuk membantu masyarakat yang kini menghadapi persoalan kekeringan dan membutuhkan pasokan air bersih.
Bebas Utang Sejak 2024, PMI Rembang Kini Gas Tangani Krisis Air Bersih
Ketua PMI Rembang dr. Samsul Anwar saat wawancara, Kamis (17/9/2026).
Komentar
Berita Terkait
Berita Terpopuler
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!