kawaljateng.com - Mengawal Informasi Terpercaya
27 Agustus 2026
Logo Mobile
Kategori

Apresiasi Meningkatnya Minat Seni Generasi Muda, Fadli Zon Buka Gelar Karya GSMS di Pati

Apresiasi Meningkatnya Minat Seni Generasi Muda, Fadli Zon Buka Gelar Karya GSMS di Pati
Foto: Seniman dan guru di Pati meraih penghargaan dari Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. (Singgih Tri/KawalJateng.com)

PATI, KawalJateng.com - Gelar karya Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) berlangsung di Kabupaten Pati mulai tanggal 26 hingga 29 Agustus 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Pesantenan Pati. Siswa-siswi berkesempatan menampilkan karya seninya usai mendapatkan 15 kali pertemuan pembelajaran dengan seniman yang memberikan ilmu di sekolah masing-masing. 

GSMS di Kabupaten Pati dibuka secara langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon. Ia hadir memberikan apresiasi dan pesan amanat untuk generasi muda yang melestarikan seni budaya di Indonesia.

"Terimakasih para seniman, guru pendamping kepala sekolah, Pemerintah Kabupaten Pati. GSMS ini cara untuk mewariskan budaya," ujarnya saat membuka acara tersebut.

Hadirnya kegiatan budaya dapat meningkatkan optimisme generasi muda di Kabupaten Pati hingga seluruh Indonesia di tengah majunya teknologi. Ia juga kagum dengan penampilan siswa-siswi di Kabupaten Pati.

"Dengan hadirnya kegiatan budaya kita melihat semangat optimisme dari generasi muda. Anak-anak tampil percaya diri, pemainnya, pengiringnya, penarinya," kata Fadli Zon.

Didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, ia memberikan penghargaan kepada seniman dan guru pendamping yang berkontribusi selama GSMS. Keceriaan tampak di wajah para penerima penghargaan.

Nyawintari, salah satu guru pendamping di GSMS bangga setelah dipercaya untuk melatih anak didiknya hingga menampilkan sajian seni yang memukau audiens. Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Pati Lor 02 itu telah berperan mengajari anak didiknya selama 1,5 bulan. 

"Saya mendapat piagam penghargaan guru pendamping GSMS. Sebagai bentuk apresiasi karena sebagai guru pendamping yang ikut terlibat langsung dalam proses mendampingi anak-anak latihan bersama seniman selama ini," tuturnya ketika diwawancara KawalJateng.com usai menerima penghargaan. 

Guru yang akrab disapa Tari itu menjelaskan jika anak didiknya menampilkan seni khas Kabupaten Pati, yaitu kethoprak. Sebanyak 50 siswanya membawakan lakon Jagad Kawibawan serial Wasis Joyo Kusumo.

"Sebagai koordinator, saya memastikan semuanya aman dan berjalan dengan lancar saat berjalannya GSMS," pungkasnya.

Perlu diinformasikan, terdapat 216 sekolah, 221 seniman, dan 221 guru pendamping terlibat aktif dalam menyusahkan program Kementerian Kebudayaan ini. Sebanyak ratusan sekolah itu terdiri dari 116 Sekolah Dasar (SD), 86 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 4 Sekolah Menengah Atas (SMA), 5 Sekolah Luar Biasa (SLB), 1 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 4 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di 25 daerah seluruh Indonesia. (Sgh/Red)

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!