PATI, KawalJateng.com - Pelajar asal Kabupaten Pati ini banyak mengembangkan bakat dan minat melalui berbagai kegiatan di luar pembelajaran akademik. Di sela sibuknya sebagai siswa, Cinta Qur'aini aktif menjadi Duta Budaya, Duta Generasi Remaja Indonesia, Duta Wisata, Pelajar Anti Bullying Jawa Tengah (Jateng), Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), model, mayoret marching band, dan atlet.
Berbagai bidang tersebut jadi ruang baginya untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan meraih prestasi. Siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Al-Azhar 32 Pati itu menekuni dengan baik hingga menjadi pelajar teladan.
"Kalau orang lain punya satu alarm, saya punya lima alarm dengan lima identitas berbeda. Senin sampai Jumat saya full pelajar, sorenya ganti baju jadi atlet lari yang diteriakin pelatih kalau progress latihan turun, malam saya harus les mata pelajaran sekolah. Weekend ganti lagi jadi model atau mayoret yang harus senyum terus. Kalau malam, saya jadi Mbak Cinta versi aslinya, ngerjain PR sambil nontonin video latihan mayoret," ungkapnya saat diwawancarai, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Cinta tertarik di berbagai ajang untuk menambah pengalaman dan pengembangan diri. Ia memanfaatkan masa mudanya dengan produktif sekali.
"Alasan saya tertarik karena saya melihat langsung anak muda di Pati, mereka itu aktifnya luar biasa. Dari Pati saya belajar, usia muda bukan alasan untuk menunggu, justru di Pati saya melihat banyak pelajar yang sudah jadi Duta Wisata, Duta Budaya, Paskibraka, sampai penggerak UMKM. Itu yang membuat saya terpacu. Kalau teman-teman di Pati saja bisa memanfaatkan waktunya untuk hal positif, kenapa saya tidak? Saya ingin seperti mereka, masa mudanya sibuk untuk membangun diri, bukan sibuk mencari alasan," ujar Cinta.
Di saat teman seusianya masih bersantai, Cinta berlatih Peraturan Baris-Berbaris (PBB) di tengah lapangan. Di saat teman-temanya liburan, ia harus mengikuti kelas modelling. Begitulah rutinitasnya untuk memoles potensi diri.
"Saya pernah terlibat sebagai Duta Budaya dan Duta Wisata, Paskibraka, mayoret, model, Pelajar Anti Bullying Jawa Tengah, Duta Generasi Remaja Indoneisa, serta atlet lari. Bagi saya, setiap kegiatan punya pengalaman yang berbeda, ada yang melatih kedisiplinan dan fisik, ada yang melatih keberanian tampil di depan umum, dan ada juga yang membuat saya semakin mengenal budaya serta potensi daerah sendiri," ucapnya.
Dalam membagi waktu, ia bijak mengatur diri. Bahkan Cinta memiliki rumus, yakni Kalender, Komitmen, dan Kompromi alias 3K. Jadwalnya sangat teratur dengan dicatat pada ponsel sebagai pengingat yang harus dilalui secara efisien
Jalinan komunikasinya juga bagus terhadap sesama. Hal itu menjadi modal untuk aktualisasi diri.
"Pertama rumus Kalender, artinya semua jadwal saya tulis di kalender HP, nggak mengandalkan ingatan. Komitmen, kalau sudah bilang 'iya', harus total. Kompromi, saya berani bilang 'tidak' kalau bentrok, dan minta izin baik-baik ke guru atau pelatih. Kuncinya bukan punya waktu 25 jam, tapi berani jujur kalau kita nggak bisa dua tempat sekaligus," kata pemudi asal Desa Plumbungan, Kecamatan Gabus itu.
Wanita cantik dengan karakter ceria itu selalu tampil percaya diri. Ia menyabet Juara Harapan 2 Duta Budaya Kabupaten Pati tahun 2025, kemudian menyabet Juara Kepribadian Duta Wisata Kabupaten Pati tahun 2026.
"Saya pernah membawa nama Pati sebagai Duta Budaya Juara Harapan 2 dan Duta Wisata Juara Kepribadian. Bagi saya, yang paling berkesan bukan hanya hasil atau pialanya, tetapi kepercayaan yang diberikan untuk membawa nama daerah.
Saya melihat menjadi duta bukan sekadar tentang penampilan di atas panggung, ada tanggung jawab untuk mengenalkan potensi daerah, budaya, wisata, dan menunjukkan bahwa anak muda Pati juga punya semangat untuk berkarya," tegasnya.
Selain itu, selama bersekolah ia aktif di Paskibraka. Ia aktif di Paskibraka sejak tahun 2024 sampai sekarang.
"Pengalaman di Paskibraka juga membuat saya semakin memahami bahwa sebuah tanggung jawab tidak hanya tentang tampil di depan, tetapi juga tentang proses panjang yang harus dijalani sebelum sampai di lapangan. Saat Paskibraka, saya menjalani proses latihan yang sangat menuntut kedisiplinan, fisik, dan kekompakan," urainya.
Cinta juga mengikuti kelas model sejak 2025. Dari situ, kepercayaan diri tinggi yang dimiliknya muncul. Ia dilatih tampil dengan kondisi ideal ketika disaksikan banyak orang.
Di satu sisi ia tampil disiplin dan tegas di lapangan Paskibraka. Di sisi lain, ia harus mengedepankan ekspresi dan komunikasi di dunia permodelan.
"Awalnya saya tertarik karena ingin mencoba pengalaman baru sekaligus melatih kepercayaan diri. Bagi saya, modelling bukan hanya soal penampilan, ada tuntutan untuk bisa membawa diri, tampil percaya diri, bekerja dengan tim, dan tetap profesional ketika berada di depan orang banyak," katanya.
Di samping itu, Cinta juga dididik sebagai atlet lari. Konsistensi menjalani latihan jadi tantangan baginya.
"Saya mengikuti olahraga lari pada tahun 2022, saya menjalaninya sebagai bagian dari atlet. Kegiatan ini cukup menantang karena saya harus tetap berlatih setelah menjalani aktivitas sekolah, dari siyu saya belajar tentang disiplin dan konsistensi," bebernya.
Saat ini ia juga aktif menjadi mayoret di Drum Corps Groovy sejak 2025. Fisiknya selalu dilatih untuk tampil anggun nan memukau audiensi ketika tampil membawakan marching band.
Perjalanan itu menjadi kisah inspiratif tentang bagaimana seorang pelajar mampu memanfaatkan masa mudanya untuk mencoba banyak hal dan terus berkembang. Sebagai seorang duta, ia berkewajiban memelopori aksi nyata yang positif untuk masyarakat Kabupaten Pati, khususnya anak muda.
"Nguri-uri budaya adalah ikut menjaga dan mengenal budaya serta kesenian lokal. Bagi saya, budaya bukan sesuatu yang hanya dilihat ketika ada pertunjukan, tetapi sesuatu yang perlu dikenalkan dan dilestarikan oleh anak muda. Ketika melihat anak-anak muda di Pati yang masih aktif mengikuti kegiatan budaya dan kesenian lokal, saya merasa itu menjadi contoh bahwa generasi muda juga bisa ikut menjaga identitas daerahnya," tuturnya sebagai Duta Budaya Kabupaten Pati. (Sgh/Red)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!